Pemerintah Terus Upayakan Tingkatkan Produksi Pertanian

Jumat, 22 Januari 2016 - 11:08 WIB
Panen raya padi di Desa Penyagun Selasa lalu. Diyakini Meranti secara bertahap akan mampu mengurangi ketergantungan pasokan beras dari daerah lain.

PENYAGUN (HR)- Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis mengungkapkan pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan produksi pertanian masyarakat.

Hal itu seiring dengan program pemerintah pusat yang terus berupaya meningkatkan produksi Padi, Jagung dan Kedele (PAJALE), di seluruh nusantara.

Peningkatan produksi pertanian tersebut nantinya akan menciptakan ketahanan pangan. Beras menjadi bahan pangan nasional menjadi salah satu prioritas yang secara terus menerus  harus ditingkatkan dari tahun ke tahun.

"Untuk itu, pada tahun 2016 ini juga, pemerintah daerah akan kembali membuka lahan pertanian baru seluas 100 hektare di wilayah Desa Penyagun ini," ucap Yulian Norwis akrab disapa Icut, saat memberikan sambutan pada kegiatan Panen Raya tanaman padi di Desa Penyagun Selasa lalu.

Icut menyebutkan, komitmen pemerintah pusat, provinsi dan juga daerah akan terus berupaya meningkatkan produksi pertanian tersebut. Dengan upaya peningkatan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan kita terhadap bahan pangan impor.

Dengan peningkatan produksi dari berbagai jenis bahan pangan tersebut, juga akan semakin menjamin terciptanya ketahanan pangan nasional.

Kalau sebelumnya Kepulauan Meranti harus membutuhkan sekian ribu ton bahan pangan beras, namun setelah gencarnya kegiatan penanaman padi  di berbagai desa di kecamatan itu, saat ini dengan luas lahan pertanian tanaman padi sekira 4.600 Ha, sudah bisa setidaknya memberikan kontribusi 20 persen dari kebutuhan lokal.

Ke depan, pemerintah akan terus berupaya memperluas lahan pertanian padi yang ada. Yang tentunya diharapkan juga peran aktif seluruh petani dan kelompoknya bahu membahu dalam upaya melakukan peningkatan produksi tersebut.

Selain itu tambah dia, untuk menyiasati terjadinya anomali iklim serta musim yang berubah maka kesempatan yang ada hendaknya  dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Sebelum memasuki musim pacaroba maka petani sebelumnya telah menyiapkan lahan dan bibit yang akan ditanam. Sehingga begitu musim penghujan tiba, maka langsung dilakukan penanaman serentak. Dengan demikian  bibit padi akan tumbuh baik seiring dengan turunnya hujan. Dan akan berbunga serta berbuah menjelang datangnya musim kemarau. Dengan demikian hasil yang kita harapkan juga akan maksimal.

Menyangkut masalah infrastruktur kata Icut lagi, kepada para petani diharapkan agar memaksimalkan bantuan peralatan yang diberikan pemerintah selama ini. Sehingga kegiatan pertanian dapat berjalan lancar, sebagaimana kita harapkan bersama.
"Dan kepada pihak PU juga diharapkan agar bisa melaksanakan program pembangunan infrastruktur pertanian, guna mendukung peningkatan produksi tersebut,”pungkas Icut.        

Pelaksanaan Panen Raya tanaman padi di Desa Penyagun tersebut dihadiri Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau, Kepala Bakorluh Prov. Riau, dan juga dari BPPT Pekanbaru serta Camat Rangsang dan para undangan lainnya.(jos)

Editor:

Terkini

Terpopuler