Tarif Fery Penyeberangan Turun 3,5-8 Persen

Kamis, 29 Januari 2015 - 08:57 WIB
ILUSTRASI

BENGKALIS (HR)-Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama pengusaha kapal roro penyeberangan resmi menurunkan harga tiket penyeberangan dengan kisaran antara 3,5 hingga 8 persen. Penurunan harga tiket tersebut resmi diberlakukan sejak hari Kamis (29/1) pukul 00.00 WIB malam ini.

“Mulai malam nanti pukul 00.00 WIB harga tarif jasa angkutan penyeberangan yang sudah diturunkan mulai diberlakukan. Langkah tersebut diambil adanya penyesuaian dengan bahan bakar minyak yang telah mengalami penurunan sebelumnya,” ungkap Kepala Dishub Bengkalis Ja’afar Arief, Rabu (28/1)

Penurunan tarif tersebut, menurut Ja’afar diberlakukan sesuai dengan imbauan dari Menteri Perhubungan. Selanjutnya, Dishubkominfo menggelar pertemuan yang dihadiri oleh para agen kapal dan juga dari Kadin untuk membahas rencana penurunan harga tiket fery penyeberangan. “Alhamdulillah harga tiket sudah kita turunkan dengan kisaran antara 3,5 hingga 8 persen sesuai dengan golongan,” ujar Ja’afar.

Berdasarkan data yang diperoleh, penurunan tarif bervariasi namun dalam kisaran 3.5 hingga 8 persen. Kendaraan golongan VI khusus penumpang atau bus besar (panjang 7-10 meter) dari Rp303 ribu menjadi Rp291  ribu. Kemudian selisih sedikit dengan kendaraan barang/truk besar (panjang 7-10 meter) dari harga Rp290 ribu menjadi Rp279  ribu.

Sedangkan, untuk tarif golongan II yakni kendaraan sepeda motor umum dari harga Rp8,5 ribu menjadi Rp8 ribu atau kembali seperti sebelumnya. Kemudian untuk kendaraan roda empat pribadi atau sedan sejenis kategori golongan IV (panjang 5 meter) turun dari harga Rp113 ribu menjadi Rp109 ribu atau sebesar 4 persen. Untuk kendaraan barang/pickup (panjang 5 meter) juga turun  sebesar 4 persen  dari harga Rp118 ribu menjadi Rp114 ribu.

Untuk jasa angkutan penumpang, dewasa umum dari harga Rp9 ribu menjadi Rp8,5 ribu atau turun  6  persen dan penumpang anak-anak dari harga Rp6,5 ribu menjadi Rp6 ribu, turun sebesar 8 persen atau kembali pada harga tiket sebelum mengalami kenaikan. (man)

Editor:

Terkini

Terpopuler