Dibangun dengan Konsep Ramah Lingkungan

Rabu, 30 September 2015 - 10:01 WIB
Walikota Pekanbaru, H Firdaus ST.MT meninjau pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Pekanbaru yang dibangun di Kecamatan Tampan, Selasa (29/9).

PEKANBARU (HR)-Pemerintah Kota Pekanbaru terus fokus memberikan pelayanan kesehatan yang nyaman untuk warga Pekanbaru. Salah satu upaya kongkret yang dilakukan Walikota Pekanbaru, Firdaus, yakni membangun Rumah Sakit Umum Daerah dengan konsep ramah lingkungan.

Pembangunan yang berlokasi di Jalan Garuda Sakti, Tampan, sudah mulai dilaksanakan beberapa waktu lalu, saat ini sudah terlihat bangunan dasar dan beberapa bagian bangunan sudah rampung dikerjakan. Hal itu terlihat saat Walikota mengunjungi lokasi bangunan, Selasa (29/9).

"Tinggal beberapa pengerjaan saja yang belum selesai, untuk tiang sudah selesai dibangun dan bagian bangunan sudah terlihat jelas. Tahun ini memang baru sekitar 60 persen bangunan kita bangun, sisanya tahun depan. Tapi begitu, setelah bangunan ini selesai dan alat kesehatan dari pusat sudah ada, RSUD ini sudah bisa melayani masyarakat Pekanbaru, terutama masyarakat kurang mampu," jelas Firdaus.
Rumah Sakit ini kata Wako, dibangun dengan konsep Green Hospital yang ramah lingkungan, dengan begitu pasien yang masuk tidak merasa sedang berada di rumah sakit. Pembangunan RSUD type C Kota Pekanbaru bertujuan, agar menjadi rujukan daerah dari seluruh Puskesmas se-kota Pekanbaru.

Hal itu dilakukan karena selama ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad dijadikan sebagai rujukan oleh seluruh Puskesmas daerah, rumah sakit swasta dan klinik yang ada di Kota Pekanbaru. Sehingga pada tahun 2013, saat Menteri Kesehatan RI menyerahkan SK RSUD Arifin Ahmad sebagai rumah sakit pendidikan, maka Menteri Kesehatan mengatakan, jangan dijadikan RSUD Arifin Ahmad sebagai puskesmas besar.

"Insya Allah, segera selesai dan segera dioperasikan, tidak ada lagi ke depannya, pasien terlantar atau ditolak. Di sini, seluruh pasien akan diterima dari kalangan manapun," terang Wako. (adv/humas)

Editor:

Terkini

Terpopuler