Gejolak Malaysia, Pendukung PM Najib Unjuk Kekuatan

Kamis, 17 September 2015 - 10:25 WIB
Ilustrasi

KUALA LUMPUR (HR)-Aparat Malaysia menggunakan meriam air untuk membubarkan para pendukung propemerintah dalam demonstrasi "kaos merah" yang berbaris melalui jalanan di Kuala Lumpur, Rabu (16/9).

 Polisi memberikan peringatan setelah para demonstran memasuki pusat bisnis Kuala Lumpur yang dikuasai pedagang Cina.

Seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (16/9), polisi memperingatkan kelompok yang mengeluarkan komentar rasis pada wartawan Cina. Polisi meminta mereka menahan diri saat memasuki Jalan Petaling.

Demonstran kaos merah diberi waktu sekitar 10 menit untuk membubarkan diri. Sementara polisi membentuk rantai manusia untuk mengamankan pengunjuk rasa. Tak lama, aparat menembakan meriam air untuk membubarkan kerumunan massa.

Aksi demo bertujuan mendukung pemerintahan PM Najib Razak yang sedang digoyang. Demonstran juga menegaskan dominasi politik mayoritas Melayu. Aksi tersebut dikhawatirkan dapat memicu konflik rasial, lantaran kelompok oposisi kaus kuning banyak didukung etnis Cina.

Demonstrasi diselenggarakan oleh tokoh-tokoh di Organisasi Melayu Bersatu (UMNO).

 Unjuk rasa ini sekaligus menanggapi aksi demonstrasi besar-besaran oleh kelompok Bersih 4.0.

Sebagian besar dari pendemo merupakan laki-laki beretnis Melayu muda. mereka mengenakan kaos UMNO berwarna merah, dengan beberapa spanduk bertuliskan, "Hidup Melayu".

 "Saya datang untuk membela hak-hak melayu," kata salah seorang pendemo Aswad Shaari.

Para demonstran berencana melalui distrik komersial dan wisata yang didominasi etnis Cina. Namun pihak berwenang mengalihkan demonstran untuk menghindari masalah.(rep/rio)
 

Editor:

Terkini

Terpopuler