LAMR Tepung Tawari Pj Bupati

Rabu, 09 September 2015 - 09:55 WIB
Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Inhu menepung tawari Pj Bupati Kasiarudin dan istri di Sekretariat LAMR Pematang Reba, Selasa (8/9 ).

RENGAT(HR)-Guna menyambut kehadiran pimpinan baru di Kabupaten Indragiri Hulu dan sekaligus mendoakannya, Lembaga Adat Melayu Riau menggelar acara tepung tawar yang ditujukan kepada Penjabat Bupati Kasiarudin dan istri.

Acara dilaksanakan, Selasa (8/9) di gedung LAMR Inhu. Hadir dalam acara tersebut, ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAMR Inhu Zulkifli Gani, ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Bahtaram, anggota DPRD Inhu Encik Afrizal, asisten II Isdjarwadi, Kadispora Budsata Armansyah dan undangan lainnya, termasuk para datuk dan datin Melayu. Zulkifli mengungkapkan pemimpin tak hanya di dunia saja, namun harus bisa mengajak yang dipimpin selamat di akhirat.

"Acara ini ditujukan untuk menyambut pemimpin baru di Inhu dan mendoakannya agar dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan baik, dan mendoakan agar apa yang diinginkan oleh masyarakat dapat tercapai, sehingga akan dapat tercipta ketentraman dan kedamaian," ungkapnya.

 Zulkifli menyatakan, doa juga diperuntukkan buat pelaksanaan Pilkada Inhu tahun ini, agar dapat berjalan dengan damai, aman, tertib dan bermartabat. "Sehingga akan menempatkan pemimpin yang juga bermartabat dan menjalankan amanah sesuai amanah berdasarkan agama dan adat negeri," sebutnya.

Ia mengatakan, masyarakat Inhu masyarakat majemuk, jika ada perbedaan pendapat harus dijadikan itu sebagai alat bersatu, sesuai  alur patut dan tunjuk ajar yang ada di bumi  Melayu. Sementara itu, Encik Afrizal mewakili DPRD Inhu, menyatakan apresiasi terhadap acara tepuk tepung tawar yang dilaksanakan LAMR Inhu ini. "Ini menjaga tingkat budaya dan adat di Bumi Melayu, seperti ada kata pepatah melayu yang menyatakan biar mati anak, asalkan jangan mati adat dan ini bisa hal positif membantu pemerintah dalam membangun Inhu yang baik menjadi lebih baik," ungkapnya.

Pj Bupati Inhu Kasiarudin, mengatakan sejarah membuktikan bahwa melayu terus berkembang dan menjadi jati diri bangsa di seluruh penjuru tanah air."Sudah seharusnya kita yang hidup di bumi Melayu ini untuk dapat menjaga jati diri bangsa ini, dan peran LAMR Inhu sangat penting untuk menjaga kelangsungan adat ini," ucapnya.

Kasiarudin berharap, LAMR Inhu dan pemerintah dapat bersama-sama menginventarisasi adat yang ada di Inhu, sehingga kebudayaan serta adat terus terjaga, karena diyakini LAMR Inhu bisa menjadi payung etnis yang ada di Inhu buat menggali nilai-nilai adat yang ada, tanpa harus menghilangkan jati diri. (adv/humas)
 

Editor:

Terkini

Terpopuler