Biourine RTMPE Terbukti Bisa Hijaukan Kebun Sawit

Senin, 27 Juli 2015 - 10:38 WIB
Bupati Kampar, H Jefry Noer, foto bersama dengan Ikatan Keluarga Kampar Merangin, Jambi, di konveksi P4S Kubang Jaya, Siak Hulu, Minggu (26/7).

SIAK HULU (HR)- Pupuk rganik buatan dari urine sapi atau bio urin yang dihasilkan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi percontohan di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, berkualitas sangat  bagus. Ini dibuktikan dari hasil pemupukan terhadap tanaman kelapa sawit  yang ada di lokasi P4S Kubang Jaya.

Bukti tersebut dilihatkan Bupati Kampar, H Jefry Noer, saat menerima kunjungan rombongan dari Ikatan Masyarakat Kampar Merangin, Jambi, yang  meninjau RTMPE, kebun sawit, serta konveksi pakaian yang terdapat di P4S Kubang Jaya, Minggu (26/7).

Saat menerima tamu dari Jambi tersebut, Jefry Noer didampingi anggota DPRD Kampar, Agus Candra dan Ketua Ikatan Masyarakat Kampar Merangin, Provinsi Jambi, Sahjohan. Kepada rombongan Ikatan Masyarakat Kampar Merangin Jambi, Jefry menjelaskan, kebun sawit tersebut betul-betul hanya menggunakan pupuk bio urine sapi di RTMPE percontohan Kubang Jaya.

"Kebun sawit tersebut murni tidak menggunakan pupuk kimia yang seperti biasa digunakan selama ini. Walaupun kita mengandalkan urin sapin tapi terbukti hasilnya juga jauh lebih bagus dan bisa diandalkan," beber Jefry.

Lebih lanjut Jefry mengungkapkan, pihaknya akan terus membuktikan bahwa pupuk bio urine sapi, di samping murah, mudah didapat, juga memiliki kualitas tidak kalah dibandingkan dengan pupuk kimia yang biasanya. "Namun memang, saat ini pupuk bio urin ini sedang di uji labor di LIPI  untuk mendapatkan izin layak atau tidak-nya dipasarkan nantinya," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kampar, Hendry Dunan, mengatakan, menyambung program Upsus Pejale yang sudah dimulai beberapa waktu lalu, pihaknya terus berupaya untuk  mengoptimalkan program tersebut yang dibuktikan pada penen padi pada lahan seluas 60 hektare.(hir)

Editor:

Terkini

Terpopuler