Bupati Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat

Jumat, 10 Juli 2015 - 08:56 WIB
Bupati HM Harris memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2015 di halaman Mapolres Pelalawan, Kamis (9/7).

PANGKALAN KERINCI (HR)-Jajaran Polres Pelalawan menggelar apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat, Kamis (9/7) di halaman Mapolres. Bertindak sebagai Inspektur Upacara diambil Bupati H M Harris.

Hadir Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga, Kadishubkominfo Pelalawan Tengku Ridwan Mustafa, Kasatpol PP Abu Bakar, Kadiskes Pelalawan Endid Romo Pratikno, Dandim 0313 KPR dan Kepala PN Pangkalan Kerinci.

Usai membacakan amanat, Bupati Harris menyematkan pita tanda Personel Operasi ketupat pada petugas yang disiapkan.

Dalam amanatnya, Bupati membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Bdrodin Haiti. Penyelenggaraan Operasi Ketupat  2015 dilakukan dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1436 H. Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air. Agar rakyat Indonesia khususnya umat musli agar dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri secara aman, nyaman, tertib dan penuh khidmat.

Dilain pihak, Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga menjelaskan, untuk operasi ketupat tahun ini Polres Pelalawan menerjunkan personel sebanyak 150 personel. Mereka akan disebar ke-4 pos pelayanan.

"Pos pelayanan pertama di daerah Simpang Beringin, Kecamatan Bandar Seikijang, pos kedua di Km 55 Simpang SPBU, Kecamatan Pangkalan Kerinci, pos berikutnya di depan Ramayana Kecamatan Pangkalan Kerinci dan di daerah Sorek, Kecamatan Pangkalan Kuras satu pos pelayanan," terang Kapolres Ade Johan Sinaga.

Sebelumnya, Kadishubkominfo Tengku Ridwan Mustafa menyampaikan pihaknya menurunkan 66 personel untuk membantu mensukseskan Operasi Ketupat ini. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan dr Endid Romo Pratikno menyampaikan pihaknya telah memerintahkan kepada 24 orang tim medis untuk memberikan pelayanan kesehatan di posko pelayanan operasi ketupat ini.

Dijelaskan Endid, tim medis yang disiapkan untuk melayani jika terjadi kecelakaan lalulintas pada pengendara yang sedang mudik, atau pengendara lainnya.

"Satu pos kita siapkan 6 orang tenaga medis. Mereka dibagi dua sip, satu sip terdiri satu dok-ter, satu tenaga perawat dan satu supir ambulan," terang Endid Romo Pratikno.(adv/humas)
 

Editor:

Terkini

Terpopuler