Ponpes PPMTI Tanjung Berulak Terbakar

Sabtu, 06 Juni 2015 - 10:13 WIB
ilustrasi

BANGKINANG (HR)- Pondok Pesantren PPMTI di Desa Tanjung Berulak, Kecamatan Kampar, terbakar, Kamis (4/6), sekitar pukul 11.45 WiIB. Kebakaran ini menghanguskan dua ruang kelas dan satu gudang.

Api diduga berasal dari gudang yang berisi barang bekas yang mudah terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materil ditaksir sekitar Rp360 juta. Informasi yang didapat Haluan Riau, kebakaran ini pertama kali diketahui dua siswa, Indra (13) dan Rizo (13). Keduanya santri di Pondok Pesantren PPMTI Tanjung Berulak ini.

Saat itu mereka hendak menuju ruang kelas. Ketika melewati gudang, mereka melihat asap keluar dari dalam gudang tersebut. Mereka kemudian berteriak memanggil siswa, guru dan warga untuk membantu memadamkan api. Namun api dengan cepat menjalar ke ruang kelas yang ada di sebelah gudang tersebut.

Pihak sekolah langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tidak lama berselang, datang tiga unit mobil Damkar Pemerintah Kabupaten Kampar untuk memadamkan kebakaran ini. Sekitar satu jam kemudian api dapat dipadamkan.

Berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian, penyebab kebakaran diduga akibat hubungan pendek arus listrik yang menimbulkan percikan api pada gudang pesantren PPMTI ini.

Kapolsek Kampar, AKP Arbain, saat dikonfirmasi Haluan Riau, membenarkan kejadian ini. Dikatakannya, petugas Kepolisian dari Polsek Kampar yang mendatangi lokasi kejadian turut membantu memadamkan api dan mengamankan lokasi kejadian. Selain itu, petugas juga telah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut. “Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat hubungan pendek arus listrik yang menimbulkan konslet,” ujarnya.(oni)

Editor:

Terkini

Terpopuler