Toiri Ucapkan Terima Kasih

Jumat, 22 Mei 2015 - 08:40 WIB
ilustrasi

BUNGARAYA (HR)-Mendapat bantuan Rumah Layak Huni, Toiri (46) warga Dusun Jatimulya, Kampung Jatibaru, Kecamatan Bungaraya mengucapkan terima kasih kepada Pemda Siak khususnya kepada Bupati Siak Syamsuar.

Selama ini di Dusun Jatimulya belum merasakan mendapat bantuan RLH, namun dengan adanya pemberitaan media, sehingga keadaan rumah Toiri terekspos dan Bupati langsung merespon.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemda Siak, khususnya kepada Bapak Bupati. Kalau tidak ada bantuan dari Pemda manalah mungkin saya dapat membangun rumah. Jangakan untuk membangun rumah, untuk makan saja sudah susah," ungkap Toiri, Kamis (21/5).

Lanjut Toiri, selain perekonomian kelurga yang terpuruk, dirinya juga mempunyai penyakit dalam yang setiap bulan harus dicek ke rumah sakit.

"Saya punya penyakit dalam yang sampai saat ini memang  belum sembuh total. Kadang-kadang penyakit saya ini kambuh dan kadang saya langsung dibawa ke rumah sakit. Kalau sudah sakit, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Kalau untuk kerja-kerja ringan saya masih sangup, kalau kerja berat seperti manen sawit dan lain-lain saya harus perhitungkan dulu," ujarnya.

Walaupun mempunyai penyakit dalam yang sangat susah obatnya, di mata masyarakat Toiri tetap saja antusias bekerja ke tempat orang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

"Mau kerja apa lagi kalau bukan buruh. Alhamdulilah anak saya yang pertama sudah besar jadi agak terbantu dalam mencari kebutuhan ekonomi. Anak sayapun mau tidak mau harus bekerja sebagai buruh juga, kalau ada yang menyuruh dapatlah uang, tapi kalau tidak ada yang nyuruh anak saya juga nganggur, ngganggur saja. Kami mohon juga kepada Bupati kalau ada peluang pekerjaan buat anak saya walau sebagai cleaning service jadilah, agar ekonomi keluarga saya bisa terbantu," harapnya.

Penghulu Kampung Jatibaru Mukmin mengatakan di kampungnya memang baru 1 KK yang mendapat RLH, yakni Toiri.

"Sebenarnya di kampung kita ini belum pernah mendapat bantuan RLH. Toiri ini mendapat bantuan RLH karena kebijakan dari pemerintah kecamatan atau kabupaten. Dilihat ekonomi dan rumah yang begitu parah rusaknya, maka perlu perhatian khusus dan harus segera dibantu. RLH untuk Jatibaru satu diambilkan dari jatah RLH Kampung Bungaraya. Namun untuk tahun depan kemungkinan kita mendapat 4 RLH lagi," ujarnya. (gin)

Editor:

Terkini

Terpopuler