Jalan Payung Sekaki Rusak Parah, Kini Masuk Prioritas Overlay 2024

Kamis, 07 Maret 2024 - 15:24 WIB
(Cr01)

RIAUMANDIRI.CO -  Jalan Payung Sekaki yang berada di Kelurahan Labuh Barat alami kerusakan yang parah di sejumlah titik pada, Kamis (7/3/2024) pagi.

Benny, warga setempat mengatakan bahwasanya jalan tersebut berlobang cukup dalam sehingga dapat membahayakan pengendara.

Menurutnya jalanan tersebut juga merupakan akses utama Kantor Kecamatan Payung Sekaki, Polsek dan beberapa sekolah.

“Jalannya tengoklah belakang tu dek, banyak kali yang rusak, hari hari orang kantor camat, sekolah, polsek tu lewat sini, tapi tak pernah ada perbaikan,” ujar Benny.

Benny juga mengakui bahwasanya jalan tersebut rusak akibat perusahaan alat berat yang berada di lokasi tersebut.

Namun, Benny mengatakan bahwa perusahaan tersebut telah bertanggungjawab penuh dengan menambal jalan yang ada.

Benny juga menambahkan pohon yang berada di jalan tersebut juga membahayakan pengendara.

“Selain jalan rusak dek, disini juga pohon nya tinggi dan banyak cabangnya, sangat bahaya dek, tengoklah tiang listrik tu udah ditimpanya sama pohon.” ujar Benny.

Tatty, warga lainnya mengatakan bahwasanya drainase di jalan tersebut tidak berjalan baik.

“Kalau disini banjirnya sampe dalam rumah, bahkan jembatan itu terendam, makanya di bangun jembatan kayu,” ujar Tatty.

PJ Wali Kota Pekanbaru, Muflihun telah meninjau jalan tersebut tanggal 26 Februari 2024.

Muflihun juga mengatakan  akan manargetkan overlay sebanyak 15 ruas jalan pada Tahun 2024.

“Target kita untuk tahun ini paling banyak overlay 15 ruas jalan,” ujar Muflihun.

Muflihun juga menyebut ada  beberapa jalan yang dilakukan tambal sulam.

Akan tetapi, Muflihun menjamin akan selesai semua di tahun ini.

“Kemudian juga ada tambal sulam di beberapa tempat, tapi untuk seluruh nya langsung clear di tahun ini rasanya tidak mungkin.” ujar Muflihun.

Berdasarkan pantauan haluanriau.co dilapangan, banyak terdapat lobang yang tergenang air cukup dalam.

Tampak juga sampah yang menumpuk di beberapa TPS, sehingga menimbulkan bau dan banjir.

Editor: Nandra F Piliang

Tags

Terkini

Terpopuler