Jelang Hari Pecoblosan, Komisi II DPR: Cegah Kegiatan Picu Perpecahan

Kamis, 08 Februari 2024 - 21:40 WIB
Komisi II DPR RI saat kunker ke Sumatera Utara. (DPR)

RIAUMANDIRI.CO - Rakyat Indonesia saat ini sedang menunggu hari pemungutan suara Pemilu 2024 yang tinggal menghitung hari. Sementara Komisi II DPR RI ingin memastikan persiapan Pemilu 2024 terlaksana sesuai dengan peraturan yang ditetapkan.

"Penyelenggaraan ini harus lebih baik karena masalah kenyamanan dan masalah kesejahteraan sudah diupayakan oleh pemerintah dan DPR," kata Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung dalam agenda Kunjungan Kerja Komisi II DPR ke Provinsi Sumatera Utara, Rabu (7/2/2024).

Alasan Doli, karena Pemilu 2024 didukung oleh anggaran proposional. Keputusan ini diambil demi menjamin para pekerja yang terlibat sekaligus penyelenggaraannya agar mampu dijangkau dari Sabang hingga Merauke. Upaya ini bukan hanya sekadar bualan. 

Terbukti, Kementerian Keuangan mengalokasikan anggaran Pemilu 2024 sebanyak Rp70,5 triliun. Angka ini lebih besar dari alokasi anggaran Pemilu 2022. 

Anggaran Pemilu tersebut dialokasikan ke masing-masing kementerian dan lembaga terkait. Ia pun berharap kualitas kerja semakin membaik dan kesejahteraan semakin meningkat.

Tidak hanya itu, ia juga berharap isu kendala teknis penyelenggaraan pemilu bisa ditekan secara signifikan sehingga setiap tahapan pemilu berjalan dengan lancar.

"Penambahan anggaran itu karena pemerintah dan DPR punya perhatian yang luar biasa terhadap penyelenggaraan. Peningkatan SDM ini memang perlu dibarengi dengan alokasi anggaran yang cukup supaya berkualitas," kata Doli.

Dia menyebut persentase persiapan Pemilu 2024 nyaris rampung sekitar 97 persen. Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaporkan bahwa saat ini para petugas masih berjibaku menyelesaikan distribusi logistik pemilu hingga ke pelosok Indonesia. 

Politisi Partai Golkar itu mengingatkan kegiatan kontraproduktif patut dicegah agar tidak menimbulkan perpecahan antarmasyarakat. (*)

Editor: Syafril Amir

Tags

Terkini

Terpopuler