Diduga Tak Tepat Sasaran, Perangkat Kelurahan Perawang Ikut Terima BSPS Kementerian PUPR

Diduga Tak Tepat Sasaran, Perangkat Kelurahan Perawang Ikut Terima BSPS Kementerian PUPR

RIAUMANDIRI.ID, PERAWANG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Penyediaan Perumahan melaksanakan kegiatan padat karya perumahan swadaya di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, tepatnya di Kecamatan Tualang. Di sana ada dua Desa dan satu kelurahan yang mendapatkan bantuan program dari kementerian PUPR tersebut.

"Yaitu kelurahan Perawang, Desa Perawang Barat dan Desa Tualang," ujar Rizal yang merupakan fasilitator pendamping masyarakat, Sabtu (7/11/2020).

Rizal menjelaskan, untuk di Kelurahan Perawang ada tujuh rumah yang dibangun dengan ukuran 6x6 meter, dengan anggaran Rp35 juta untuk satu unit rumah.

"Dana sebesar Rp30 juta merupakan untuk pembelian bahan bangunan, dan Rp5 juta untuk upah tukang," sebut Rizal.

Hal tersebut dibenarkan Lurah Perawang, Nanang Suhendar. Namun Nanang menyayangkan, lantaran rumah yang diperuntukkan bagi warga yang kurang mampu itu, malah tidak diterima oleh warga yang betul membutuhkan.

Di Kelurahan Perawang dicontohkannya, Ketua RT 17, Supriadi menerima bantuan stimulasi perumahan swadaya dari Kementerian PUPR itu. Sehingga sempat menjadi perbincangan di tengah masyarakat, lantaran sang Ketua RT tersebut tergolong orang yang berada. Nanang menilai, rumah Ketua RT tersebut sangat megah dan memiliki dua unit kendaraan roda empat jenis Honda Brio dan Kijang Innova.

Dari informasi yang didapat dari warga yang tidak mau disebutkan namanya, diduga bangunan rumah yang berasal dari uang negara tersebut, bukan untuk tempat tinggal bagi sang Ketua RT, namun untuk tempat usaha berupa gudang..

Saat riaumandiri mendatangi kediaman Ketua RT tersebut, ternyata benar, persis di belakang rumah Ketua RT itu sedang berlangsung pembangunan satu unit rumah dengan ukuran 6X6 meter.

Bantuan rumah BSPS dari Kementerian PUPR sedang dibangun di atas tanah milik Supriadi. Posisi bangunan berada di belakang garasi mobil sang Ketua RT.

Ketika ditanya kepastian kepemilkkan rumah yang sedang dibangun dengan uang negara untuk rakyat miskin itu, sang ketua RT berdalih rumah itu untuk anaknya yang tinggal di salah satu perumahan di Kota perawang.

"Warga lain tidak ada yang mau, makanya saya ajukan untuk anak saya dan diaminkan oleh pihak fasilitator," kilah, Ketua RT 17, Supriadi.

Lurah Perawang Nanang Suhendar juga mengamini jika anak buahnya tersebut menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari kementerian PUPR.

"Saya hanya mengetahui saja, namun saya tidak ada wewenang untuk meloloskan hal tersebut," ujar Nanang.

Menurut Nanang, projek tersebut Yuhenrizal yang menjemput ke Bupati Siak. "Makanya Pak Yuhenrizal yang lebih tahu semua ini," kata Nanang.

Sementara, salah seorang warga Kelurahan Perawang yang tidak mau disebutkan namanya, berharap dugaan penyaluran bantuan tidak tepat sasaran ini bisa diusut oleh pihak terkait.

"Agar bantuan dari pemerintah pusat ini benar-benar diterima oleh warga yang tergolong miskin, dan bisa menjadi perhatian penting oleh Sekretaris Ditjen Penyediaan Perumahan, Kementerian PUPR (Sesditjen) Dadang Rukmana," harap dia.


Kontributor: Dolly Sandro


Tags Siak

Berita Lainnya