Riau Jalur Masuk Bawang Merah Ilegal

Riau Jalur Masuk Bawang Merah Ilegal
SIAK (RIAUMANDIRI.co) - Masyarakat Siak resah dengan maraknya penangkapan bawang merah ilegal yang diduga berasal dari luar negeri. Modus mafia bawang merah ini mengunakan mobil sawit, dengan cara menutupinya dengan tumpukan buah sawit untuk mengelabui aparat hukum. 
 
Hal ini disampaikan Joko (31) warga Siak, yang kesehariannya bekerja sebagai sopir mobil sawit. Ia mengaku heran beberapa hari lalu mobilnya diberhentikan oleh pihak Bea Cukai Siak.
 
"Mobil saya kemarin malam (3/12) distop dan diperiksa oleh pihak Bea Cukai Siak, katanya ada bawang merah ilegal yang masuk ke wilayah Siak dengan modus bawang tersebut ditutup sawit, namun karena mobil saya murni membawa buah sawit maka saya dilepaskan," jelasnya kepada riaumandiri.co
 
Lanjut Joko menceritakan, ketika dalam perjalanan tepatnya Jalan Pemda Siak dekat simpang 4 PT.RAPP Kecamatan Koto Gasip, ia berjumpa lagi dengan mobil Bea Cukai yang memaksanya berhenti, di sana dirinya melihat ada dua buah mobil yang membawa bawang merah diamankan piahk bea cukai.
 
"Kami berharap mobil-mobil bawang merah ilegal ini bisa ditangkap sebanyak- banykanya agar mafia -mafia bawang merah bisa jera. Karena selama ini kami nilai peredaran bawang merah ilegal ini sudah merajalela," kesalnya.
 
Sementara itu pihak Bea Cukai melalui Kepala KPPBC Siak Ismail Amran ketika dihubungi riaumandiri.co melalui telpon selulernya membenarkan bahwa terjadi penangkapan tiga unit mobil bermuatan bawang merah ilegal di daerah Koto Gasip. Ismail mengaku, penangkapan tersebut dilakukan bersama pihak Bea Cukai Provinsi dan barang bukti langsung diamankan ke Pekanbaru.
 
Ismail juga menjelaskan, selang beberapa bulan terakhir pihaknya telah menangkap puluhan mobil yang membawa bawang ilegal.
 
Ulasan lengkapnya di Koran Haluan Riau edisi 6 Desember 2016
 
Reporter: Sugianto
Editor: Nandra F Piliang