Alasan Tak Ada Manusia Mata Berwarna Emas

Alasan Tak Ada Manusia Mata Berwarna Emas

JAKARTA (RIAUMANDIRI.co) – Jika kamu mengamati para hewan, Anda akan menemukan binatang dengan mata yang berwarna-warni. Kucing Anda bisa saja bermata oranye atau emas. Namun mengapa hanya manusia yang tidak mengalami hal tersebut?

Menurut Live Sciences, Rabu (14/9/2016), sebenarnya warna mata cantik milik para hewan tidak berbeda dengan mata manusia. Ketika manusia bicara soal warna mata, mereka akan merujuk pada warna iris, sebuah otot yang berada di dalam mata.

Iris mengandung banyak melanin atau pigmen yang membuat mata berwarna hitam, coklat, biru, hijau, dan lain sebagainya. Hal yang sama juga terjadi pada mata hewan.

“Warna oranye di mata mereka sebenarnya adalah kuning sawo. Warna emas adalah variasi dari coklat. Mereka semua merupakan variasi dari warna paling umum, mulai dari coklat, kuning sawo ke hazel, hijau, lalu biru,” demikian kata Dr Mark Fromer, Ophthalmologist  di Lenox Hill Hospital di New York.

Kendati demikian, hal ini tidak terjadi pada katak pohon bermata merah yang tidak termasuk dalam skala warna mata normal. Orang pada umumnya mengira katak ini bermata merah karena absennya gen yang mengontrol warna. Namun Fromer mengatakan warna merah itu sebenarnya berasal dari warna pembuluh darah.

Pada intinya, mata hewan dan manusia berbeda warna karena bawaan gen. Selama normal, tidak melebar, atau menyempit irisnya, mata manusia akan tetap berwarna putih di bagian luar dan irisnya punya berbagai warna sesuai pigmen masing-masing, mulai dari coklat sampai biru.(okz/ivn)