Jelang Idul Adha, Harga Sembako Agam Naik

Jelang Idul Adha, Harga Sembako Agam Naik

LUBUK BASUNG (RIAUMANDIRI.co) - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengalami kenaikan menjelang hari raya Idul Adha 1437 Hijriyah.


Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Agam, Muhammad Abril di Lubuk Basung, Kamis (8/9), mengatakan kenaikan harga dipengaruhi akibat pasokan menipis, sementara permintaan sangat banyak jelang Idul Adha.
Sejumlah kebutuhan yang naik itu seperti sayur-sayur, beras dan daging ayam.


Ia menjelaskan, untuk harga cabai merah mengalami kenaikan sebesar Rp22.000 dari Rp48.000 menjadi Rp70.000 perkilogram, har ga wartel naik Rp2.000 dari Rp14.000 menjadi Rp16.000 per kilogram, harga col naik Rp1.000 dari Rp5.000 menjadi Rp6.000 per kilogram.



Harga tomat naik Rp2.000 dari Rp6.000 menjadi Rp8.000 per kilogram, harga buncis naik Rp8.000 dari Rp12.000 menjadi Rp20.000 per kilogram.
Selanjutnya, harga beras benang pulau naik Rp500 dari Rp11.000 menjadi Rp11.500 per kilogram, harga beras Batang Pasaman naik Rp500 dari Rp10.000 menjadi Rp10.500 per kilogram, minyakk curah naik Rp1.000 dari Rp12.000 menjadi Rp13.000 per kilogram, harga daging ayam broiler naik Rp5.000 dari Rp40.000 menjadi Rp45.000 per ekor.


"Kami tidak bisa intervensi pedagang untuk tidak menaikan harga. Namun yang bisa hanya melakukan pengawasan agar pedagang tidak menimbun atau menyimpan dagangannya dengan tujuan mendapatkan keuntungan lebih banyak," katanya.


Selain harga kebutuhan naik, tambahnya, juga ada bahan kebutuhan yang turun seperti, bawang merah dari Rp32.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, bawang putih dari Rp35.000 menjadi Rp34.000 per kilogram.


Namun juga ada sejumlah bahan kebubuhan normal seperti, minyak bimoli botol dengan harga Rp16.000 per liter, minyak bimoli kemasan Rp16.000 per liter, daging sapi murni Rp130.000 per kilogram dan lainnya.


"Kemungkinan harga ini akan naik satu hari jelang Idul Adha," terangnya.
Salah seorang pedagang di Pasar Inpres Lubuk Basung, Wati (45), menyebutkan, harga cabai, tomat, wartel dan lainnya ini naik semenjak tiga hari lalu.
"Harga sayur-sayur ini naik akibat pasokan berkurang di darah penghasil seperti, Kecamatan Matur, Banuhampu, Ampek Angkek dan lainnya," katanya. (ant/azw)