6 Cara Ampuh Menghentikan Pertengkaran Anak di Rumah

6 Cara Ampuh Menghentikan Pertengkaran Anak di Rumah

JAKARTA (Riaumandiri.co) - Perbedaan dan perselisihan antara anak sebenarnya bukanlah hal buruk, hal ini justru jadi bagian dari proses perkembangan dan pertumbuhan anak, namun bukan berarti kamu sebagai orang tua membiarkannya begitu saja. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, seperti berikut ini:

1. Abaikan saja
Terkadang pertengkaran anak-anak dilakukan karena mereka ingin perhatian dari orang dewasa. Terkadang pertengkaran juga merupakan bagian dari pembelajaran dan pembangunan karakter anak.

Terkadang membiarkan pertengkaran tidak masalah, asal masih dalam batas wajar atau tidak membahayakan. Kamu bisa juga menyediakan satu ruangan khusus "ruang bertengkar", suruh keduanya pergi ke ruangan ini saat bertengkar dan jangan membolehkan mereka keluar sebelum baikan.
    
2. Jaga sikap adil untuk keduanya
Jangan memihak adalah poin penting menanggapi pertengkaran anak. Ketahui siapa yang memulai pertengkaran namun jangan menyalahkan. Jika ingin menghukum, hukum keduanya, tanpa pengecualian. Bangun secara tegas penilaian bahwa tak ada yang "menang" dan "kalah" dalam pertengkaran itu.
    
3. Ajarkan anak untuk berdiskusi
Bicarakan pada keduanya, apa yang menjadi inti masalah. Buat mereka duduk dan menceritakannya. Untuk anak yang lebih besar, kamu bisa mengajarkan mereka untuk berdiskusi menyelesaikan masalah, menemukan solusi apa yang baik. Karena berteriak, mengatai, marah-marah dan saling pukul tak akan ada gunanya.
    
4. Hargai dengan pujian
Hargai setiap sikap baik anak dengan pujian, cara ini ampuh membangun pemikiran positif  dan membangun kebiasaan baik sejak kecil. Dengan begini, anak akan mengerti sendiri bahwa mana yang baik dan mana yang buruk.
    
5. Jadilah contoh yang baik
Penting sekali memberi contoh baik untuk anak. Karena bagaimana pun orang pertama yang dilihat dan dicontoh anak adalah dari orang di sekitarnya, terutama orang tua. Hati-hati dalam bertindak, bersikap, dan bicara karena anak akan melihat dan menirunya. Anak butuh role model yang baik, dan itu dimulai dari rumah.
    
6. Ketahui apa alasan mereka bertengkar
Ketahui apa alasan mereka bertengkar, dan apa yang bisa kamu lakukan untuk meminimalisasi situasi penyebab pertengkaran ini. Jika mereka bertengkar, coba buat hukuman "saling berpelukan dan mencium" untuk mereka. Bilang bahwa kamu tak akan memaafkan jika mereka tak berbaikan. Terkadang susah untuk membenci orang yang memelukmu.(vem/vie)