Menjaga Catatan Bagus

Menjaga Catatan Bagus

CALIFORNIA (riaumandiri.co)-Pada akhir pekan ini, Copa America Centenario akan resmi digelar. Negara-negara di Benua Amerika akan saling bertanding untuk memperebutkan gelar Tim Terbaik di Amerika.

Di Grup B, salah satu raksasa dunia, Brasil akan memulai perjalanannya di Copa America dengan menantang Ekuador di Rose Bowl, California pada hari Minggu (5/6) pukul 09.00 WIB.

Copa America Centenario ini diikuti oleh 16 negara dari dua Konfederasi, yaitu 10 negara CONMEBOL (Amerika Selatan) serta 6 negara CONCACAF (Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia). Dari 16 negara tersebut, hanya delapan tim yang akan akan melaju ke babak Knockout. Untuk itu Baik Brasil dan Ekuador akan berebut satu tiket dari Grup B.

Brasil sendiri sepanjang sejarah punya catatan yang cukup ramah saat berhadapan dengan Ekuador. Dari total 13 pertemuan kedua negara sepanjang sejarah, Brasil tidak pernah sekali pun menderita kekalahan dari La Tricolor, di mana 12 pertandingan di antaranya berakhir dengan kemenangan anak asuh Carlos Dunga tersebut. Untuk itu Brasil akan berusaha sekeras untuk menjaga rekor tersebut pada pertandingan hari Minggu nanti.

Akan tetapi menghadapi Ekuador, Brazil sudah dipastikan tidak akan diperkuat oleh pemain-pemain utama mereka yang menjadi pilar di Piala Dunia 2014 silam.

Nama-nama seperti Neymar, David Luiz, Douglas Costa, Felipe Anderson, dan Thiago Silva tidak bisa tampil pada turnamen ini karena masalah cedera dan beberapa di antaranya tidak dipanggil Carlos Dunga untuk laga Copa America kali ini. Sehingga hampir bisa dipastikan, kekuatan Brasil pada Copa America Centenario ini akan berkurang dengan drastis.

Namun kabar bagus bagi Dunga, Pilar Real Madrid Casemiro bisa dimainkan pada turnamen ini. Ia akan diplot sebagai gelandang bertahan dalam skema 4-1-4-1, di mana ia akan membantu Philippe Coutinho, R. Augusto, Elias dan Willian di posisi gelandang serang.  

Di posisi penjaga gawang ada Alisson Becker yang akan dipercaya Dunga sebagai kiper utama Brasil, di mana pada posisi penyerang ada nama Jonas sebagai juru gedor.

Di kubu Timnas Ekuador, pelatih Gustavo Quinteros datang ke Amerika Serikat dengan kondisi yang prima. Hampir semua pilar andalannya bisa dimainkan pada laga ini, sehingga Quinteros akan berusaha untuk memutus rantai hasil buruk kontra Seleccao di Miami nanti.

Dengan skema 4-4-2, Quinteros diprediksi masih mempercayakan posisi penyerang kepada duet Enner Valencia dan Miller Bolanos untuk menggebrak pertahanan Brasil. Di posisi gelandang, ada Carlos Gruezo dan Christian Noboa yang akan mengatur tempo permainan La Tricolores.

Sedangkan di posisi sayap ada kapten Antonio Valencia dan Jefferson Montero yang siap membantu serangan dari posisi sayap.

Kedua negara diprediksi akan tampil ngotot di pertandingan ini. Selain mengamankan tiga poin pertama di Copa America ini, kedua negara punya misi tersendiri pada laga ini. Di mana Brasil ingin meneruskan catatan apiknya kontra Ekuador, sedangkan Ekuador di sisi lain ingin memutuskan mata rantai hasil negatif yang mereka terima kontra Seleccao.

Jika melihat secara kasat mata, Brasil jauh lebih diunggulkan pada laga ini mengingat mereka punya nama-nama pemain yang sudah punya reputasi di sepakbola Internasional.

Namun absennya sejumlah pilar penting mereka seperti Neymar, Thiago Silva, Douglas Costa dan David Luiz sedikit banyak akan mengurangi kekuatan mereka di saat Ekuador datang dengan kekuatan penuh untuk mengincar kemenangan perdana kontra Brasil.(blc/ssc/pep)

Perkiraan Susunan Pemain

Brasil (4-1-4-1): Allison; Dani Alves, Gil, Miranda, Filipe Luis; Casemiro; Willian, Elias, Augusto, Coutinho; Jonas.

Ecuador (4-4-2): Dominguez; Ayovi, Erazo, Achilier, Paredes; Montero, Gruezo, Noboa, A.Valencia; Bolanos, E.Valencia