BPOM Pekanbaru Nyatakan Takjil di Ronggo Warsito Bebas Bahan Kimia

BPOM Pekanbaru Nyatakan Takjil di Ronggo Warsito Bebas Bahan Kimia

Riaumandiri.co - Balai Besar POM (BBPOM) Pekanbaru telah melakukan uji terhadap 30 sampel takjil Pasar Takjil Jalan Ronggo Warsito, hasil pengujian menunjukkan bahwa semua sampel takjil tersebut bebas dari bahan kimia berbahaya, formalin, dan boraks, Selasa (19/3).

Kepala BBPOM Pekanbaru, Alex Sander mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan terhadap pangan berbuka puasa atau takjil.

“Kita melakukan sampling terhadap beberapa produk yang dijual oleh masyarakat, pedagang yang ada di Pasar Takjil Jalan Ronggo Warsito,” kata Alex.


Dari 30-an sampel makanan yang diambil di beberapa pedagang pasar, baru selesai diuji labor sebanyak 9 sampel makanan berbahan sagu, bakso, bakwan dan goreng-gorengan serta minuman berwarna merah.

“Dilakukan sampling terhadap 30-an sampel yang ada di Pasar Takjil ini berupa tahu, bakso, bakwan, goreng-gorengan. Kemudian minuman-minuman yang berwarna merah kita lakukan sampling. Kemudian kita langsung melakukan pengujian di mobil laboraturium keliling dengan uji cepat dengan gunakan tes kit,” lanjutnya.

Hasil sementara sampel yang sudah selesai diuji di Laboratorium Mobile milik BBPOM, tidak ada takjil yang menggunakan pewarna tekstil atau Boraks dan bahan pengawet yang dikenal dengan formalin.

“Hasil sementara terhadap produk yang sudah di uji, ada sekitar sembilan produk yang sedang diuji itu menunjukkan negatif terhadap formalin dan borak," katanya.

Para pedagang takjil diharapkan untuk terus mematuhi peraturan keamanan pangan yang ditetapkan oleh BPOM, termasuk dalam proses pembuatan, penyimpanan, dan penjualan takjil. Hal ini penting untuk menjaga kualitas dan keamanan produk yang dikonsumsi oleh masyarakat.

Pengujian ini dilakukan sebagai bagian dari upaya BPOM untuk memastikan keamanan konsumsi makanan selama bulan puasa. Takjil merupakan bagian penting dari tradisi Ramadan di Indonesia, namun kekhawatiran akan adanya bahan tambahan yang berbahaya seringkali muncul.

"Nantinya kita akan lakukan uji keseluruh pasar ramadan yang ada diPekanbaru untuk memastikan keamanan takjil ," pungkasnya.

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan kebersihan dan keamanan takjil yang mereka beli. Selain itu, jika ada kecurigaan terhadap keamanan suatu produk, masyarakat dapat melaporkannya kepada BPOM melalui saluran pengaduan yang tersedia.

Dengan hasil uji yang menunjukkan bahwa takjil yang beredar aman untuk dikonsumsi, diharapkan masyarakat dapat menjalani bulan Ramadan dengan tenang dan nyaman, tanpa perlu khawatir akan kualitas dan keamanan makanan yang mereka konsumsi.