'Ratu Para Badminton' Asal Riau Tiba di Tanah Air

Rabu, 08 September 2021 - 09:55 WIB
Peraih dua medali emas dan satu medali perak Cabor Para Badminton Leani Ratri Oktila berpose dengan medali emas Paralimpiade Tokyo 2020 setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (7/9) (Antara)

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA – Atlet Indonesia yang bertanding di Paralimpiade Tokyo 2020 telah tiba di Tanah Air. Salah satu yang menjadi sorotan karena membawa pulang 2 medali emas dan 1 perak adalah Leani Ratri Oktila si 'Ratu Para Badminton' asal Kampar, Riau.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali yang menyambut kedatangan para atlet, mengaku bangga dan bersyukur karena pahlawan olahraga sudah kembali ke Tanah Air dan juga telah membawa hasil dan mengukir prestasi yang mengharumkan nama bangsa dan negara di kancah internasional.

Ungkapan bangga tersebut disampaikan Menpora saat menjemput kloter terakhir Tim Paralimpiade Tokyo 2020 di VVIP Room Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten, Selasa (7/9). Kedatangan pahlawan olahraga tersebut langsung disambut oleh Menpora bersama Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Chandra Bhakti dan Ketua Umum National Olympic Committee (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari.

Pada kloter terkahir, para atlet yang tiba di tanah air yakni, Ukun Rukaendi (Para Badminton), Famini (Para Atletik), Jaenal Aripin  (Para Atletik), Elvin Elhudia Sesa  (Para Atletik), Karisma Evi Tiarani (Para Atletik), Putri Aulia Para (Para Atletik), Setiyo Budi Hartanto (Para Atletik).

Para atlet peraih medali perunggu adalah Fredy Setiyawan ( Para Badminton Men's Singles), Suryo Nugroho (Para Badminton Men's Singles), Sapto Yogo Purnomo (Para Athletics Men's) sedangkan atlet peraih medali perak adalah  Dheva Anrimusthi  Peraih medali Perak Cabor Para Badminton Men's Singles

Untuk para atlet peraih medali emas, Hary Susanto (Para Badminton Mixed Doubles), Khalimatus Sadiyah (Para Badminton Women's Doubles), Leani Ratri Oktila (Para Badminton Mixed Doubles, Para Badminton Women's Doubles, Para Badminton Women's Single).

"Pagi ini kita kembali menerima kontingen Indonesia dengan rasa bangga dan rasa syukur pada tuhan Yang Maha Kuasa bahwa mereka sudah kembali ke Tanah Air dan juga telah membawa hasil dan mengukir prestasi yang membanggakan bangsa dan negara," kata Menpora dalam keterangannya yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Menpora RI, Selasa (7/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Menpora juga menyampaikan salam hangat Presiden Joko Widodo kepada pelatih, pendamping, atlet, dan seluruh kontingen Indonesia tersebut. Jokowi berpesan akan menyediakan waktu di Istana Negara untuk para atlet setelah masa karantina selesai.

Dijelaskan Menpora, hal yang membanggakan bahwa capaian yang telah diraih kontingen Indonesia mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan Paralimpiade Rio 2016 lalu. Saat itu, kontingen Indonesia hanya memperoleh satu perunggu dan berada di peringkat 76. Namun, dalam Paralimpiade Tokyo 2020 para pahlawan olahraga berhasil mengangkat nama Indonesia pada posisi 43 dengan perolehan 2 emas, 3 perak dan 4 perunggu.

"Alhamdulillah, target-target tercapai bahkan terlampaui, karena itu atas nama pemerintahan, saya ucapkan terima kasih kepada National Paralympic Committee (NPC) Indonesia atas raihan prestasi khususnya para atlet semuanya," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi, Menpora dan semua yang telah mendukung NPC untuk berjuang di Paralimpiade Tokyo 2020.

Dijelaskannya, dalam Pralimpiade Rio 2016, NPC hanya memberangkatkan 9 atlet dan memperoleh satu medali perunggu. Sedangkan di Paralimpiade Tokyo 2020 memeberangkatkan 23 atlet dan berhasil mendapatkan 2 medali emas, 3 perak dan 4 perunggu.

Seperti diketahui, sejarah baru bagi Indonesia tercipta di pentas Paralimpiade. Untuk pertama kalinya selama mengikuti pesta olahraga kelas dunia antarkaum disabilitas, kontingen Merah Putih akhirnya meraih medali emas. Pencapaian itu diukir Leani Ratri Oktila, atlet asal Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Atlet kelahiran Dusun Karya Nyata, Desa Siabu, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, 6 Mei 1991 itu, membawa pulang 3 medali sekaligus yaitu 2 emas dan 1 perak dari tiga nomor, yakni tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran.

Leani Ratri Oktila turun di cabang olahraga bulu tangkis atau para badminton. Ia berhasil menyumbang emas pertama bagi Indonesia di nomor ganda putri, dan emas kedua di nomor ganda campuran. Sedangkan medali perak diraihnya di nomor tunggal putri.(dbs, nan)

Editor: Nandra F Piliang

Tags

Terkini

Terpopuler