Faisal Basri Sindir Mahfud MD: Kalau Lelucon, Kasih Stand Up Comedy Aja

Jumat, 16 Juli 2021 - 17:36 WIB
Faisal Basri (istimewa)

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Ekonom Senior, Faisal Basri menyinggung para menteri yang sibuk nonton film berseri saat kerja dari rumah atau work from home (WFH), bukan untuk kontemplasi memikirkan penanganan pandemi Covid-19.

Dalam acara diskusi online Indef, Faisal mulanya bercerita jika hal-hal yang mendasar tidak diikuti maka pandemi akan terus ada dan semakin memburuk.

"Apa itu basic-nya? Memutus mata rantai penularan, prioritaskan nyawa manusia karena kalau WHO satu nyawa manusia tidak bisa dikompromikan. Kita kan anggota WHO," katanya, Jumat (16/7/2021).

Hal yang mendasar lain ialah tidak dikomersialisasikan, kepemimpinan nasional dan pengorganisasian, dan strategi komunikasi. Faisal Basri lantas menyebut, Indonesia untuk mencapai puncaknya terlalu lama. Menurutnya, hal itu mengindikasikan adanya rasa abai, menganggapnya remeh dan menjadikannya lelucon.

Setelah itu, Faisal pun menyinggung para menteri yang menjadikannya lelucon hingga nonton film berseri saat WFH. Padahal, saat ini pandemi Covid-19 sedang dalam keadaan darurat.

"Indonesia untuk sampai puncaknya terlalu lama, jadi mengindikasikan bahwa kita abai, kita denial, kita anggap remeh, kita jadikan lelucon, bukan kita ya, masyarakat juga sih menjadikan lelucon tapi para menteri juga menjadikan lelucon. Nggak lucu padahal," ujarnya.

"Kalau lelucon kasih aja ke stand up comedy deh, kerja work from home dimanfaatkan bukan untuk kontemplasi tapi nonton serial film. Dan diakui secara publik, jadi ada kekuasaan ini sedang sakit," ujarnya.

Siapa menteri yang sibuk menonton film hingga disinggung Faisal Basri?

Sebagai informasi, belakangan cuitan Menko Polhukam Mahfud Md menjadi sorotan. Sebab, ia mengungkapkan PPKM darurat memberikan kesempatan kepadanya untuk menonton sinetron 'Ikatan Cinta'. Mahfud memberikan catatan soal hukum pidana atas film yang digandrungi emak-emak itu.

Melalui akun Twitter-nya, @mohmahfudmd, Kamis (15/7/2021), Mahfud menilai sinetron tersebut asyik ditonton. Tapi, menurutnya, alur cerita sinetron tersebut berputar-putar.

"PPKM memberi kesempatan kepada saya nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik juga sih, meski agak muter-muter," tulis Mahfud.

Selain itu, Mahfud menilai pemahaman hukum penulis naskah sinetron 'Ikatan Cinta' kurang baik. Sebab, ada satu kejadian di sinetron tersebut yang pemerannya langsung ditahan polisi karena mengaku membunuh.

"Tapi pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yang mengaku dan minta dihukum karena membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dalam hukum pidana itu bukan bukti yang kuat," begitu cuitan Mahfud.

Editor: M Ihsan Yurin

Tags

Terkini

Terpopuler