Sempat Terhenti Akibat Corona, SKB CPNS Direncanakan September 2020

Rabu, 22 Juli 2020 - 12:29 WIB
Ilustrasi (Net)

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU – Sempat terhenti akibat Pandemi Covid-19, proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali dilanjutkan.

Tahapan berikutnya memasuki Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang direncanakan akan digelar pada bulan September 2020.

Sektetaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru, Yuli Usman mengatakan, proses SKB direncanakan mulai akhir September hingga awal Oktober.

"Jadwal ini sesuai surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB)," kata Usman, Selasa (21/7/2020).

Menurutnya, dalam surat edaran itu ada sejumlah arahan Menpan-RB. Dalam SKB nanti ada beberapa aturan yang harus dipenuhi dalam menerapkan protokol kesehatan.

Mengantisipasi penumpukan peserta ujian saat pandemi corona saat ini, tes wawancara dilakukan secara daring atau online. Intinya, peserta CPNS tidak boleh berkerumun saat SKB.

"Ada penyederhanaan terhadap tes atau materi saat SKB. Lembaga yang membuka tes wawancara bisa melakukannya lewat video conference," jelasnya.

Ia menilai bobot nilai SKB cukup tinggi dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Bobotnya mencapai 60 persen penilaian. Sedangkan penilaian SKD hanya 40 persen.

Jumlah peserta yang lolos SKD CPNS tahun 2019 Pemerintah Kota Pekanbaru sebanyak 936 orang. Mereka adalah peserta yang lulus passing grade dan bisa ikut dalam SKB.

Semestinya, pelaksanaan SKB diselenggarakan pada 25 Maret kemarin. Namun, pelaksanaan SKB harus ditunda akibat Pandemi Covid-19.

Sementara itu, hasil ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) sudah selesai digelar akhir Februari lalu.

Pemko Pekanbaru hanya mendapatkan 346 formasi CPNS dari pusat. Dengan rincian formasi guru mencapai 235 orang.

Formasi untuk guru SD mencapai 166 orang. Sedangkan untuk formasi guru SMP 69 orang. Lalu ada formasi untuk tenaga teknis sebanyak 87 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 24 orang.

Editor: Nandra F Piliang

Tags

Terkini

Terpopuler