Dikeluhkan Pedagang, Pemko Pertimbangkan Bongkar Tembok Pasar Higienis

Jumat, 22 Desember 2017 - 03:31 WIB
Ingot Hutasuhut , Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru sedang mempertimbangkan rencana pembongkaran tembok penghalang yang berada tepat di depan Pasar Higienis. Sebab selama ini persoalan itu menjadi salah satu penyebab beralihnya kembali para pedagang berjualan di sepanjang Jalan Teratai setelah dilakukan penertiban beberapa waktu lalu.
 
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru, Ingot Hutasuhut mengatakan, rencana tersebut kini sedang dilakukan penilaian aset (appraisal), oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Setelah didapatkan hasil, kalau penghapusan aset bisa dilakukan, rencana itu bakal diwujudkan.
 
" Ya, tembok itu rencananya akan dibongkar tunggu hasil appraisal dari BPKAD. Menurut informasi, dalam minggu ini sudah ada hasilnya. Kalau sudah bisa dilakukan penghapusan aset, baru pedagang kita masukkan ke dalam pasar higienis. Karena yang dikeluhkan para pedagang selama ini kan masalah tembok yang mengahalangi pasar," kata Ingot.
 
Rencana tersebut, kata Ingot, merupakan aspirasi dari sejumlah para pedagang yang menyampaikan ke pihaknya belum lama ini saat pedagang diimbau segera pindah berjualan di dalam Pasar Higienis. Ingot juga tidak membantah, dengan adanya tembok bekas pagar bangunan Sekolah Dasar itu, sedikit mengganggu pemandangan pembeli.
 
"Kita tidak membantahlah dengan adanya tembok itu menjadi salahsatu penghalang daya tarik dari para pembeli di pasar higienis. Untuk masalah kelihan- keluhan pedagang ini selagi bisa kita akomodir akan kita lakukan," jelasnya.
 
Asisten I, Bidang Pemerintahan, Azwan menegaskan, Pemerintah Kota Pekanbaru komit membenahi untuk persoalan pasar termasuk fenomena pasar kaget yang disebut- sebut menjadi pemicu sepinya pasar tradisional. Kata dia, dalam waktu dekat setelah pasar pagi Arengka, penertiban dilanjutkan di lokasi pasar kodim, sepanjang Jalan Alamudin Syah, Ahmad Yani, Teratai dan Seroja.
 
"Kita komit benahi masalah pasar, setelah kemarin kita lakukan penertiban di Pasar Pagi Arengka, dilanjutkan ke lokasi yang disebutkan itu. Kemarin kan memang sempat terkendala karena pasar higienis tidak bisa menampung para pedagang, sekarang kan sudah selesai direnovasi, kita kembali akan menempatkannya (pedagang-red) di pasar higienis," singkat Azwan.
 
Reporter: Suherman
Editor: Nandra F Piliang

 

Editor:

Terkini

Terpopuler