Peletakan Batu Pertama Tugu IKS.PI Kera Sakti di Kampung Jatibaru

Sabtu, 29 Juli 2017 - 11:31 WIB
Penghulu Kampung Jatibaru Rokip meletakan batu pertama Tugu IKS.PI Kera Sakti di Kampung Dusun Jatimulya (Foto: RMC/Sugianto)
SIAK (RIAUMANDIRI.co) - Untuk mengenang berdirinya perguruan IKS.PI Kera Sakti di Madiun dan Kampung Jatibaru, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, keluarga besar IKS.PI Kera Sakti  sub ranting Jatibaru mendirikan tugu dengan ukuran cukup besar, Jumat (28/7).
 
Pembangunan tugu ini didukung langsung oleh Penghulu Kampung Jatibaru, agar generasi muda warga IKS bisa mengenang dan mengembangkan perguruan tersebut untuk membimbing generasi muda menjadi generasi yang berbudi pekerti yang luhur, serta dapat membangun generasi muda bebas dari narkoba.
 
"Kami sebagai penghulu berharap, dengan didirikannya tugu perguruan IKS ini dapat mempererat tali persaudaraan antar pemuda dan dapat membangun kampung kita menjadi kampung pesilat bebas dari garong, bebas dari narkoba dan dapat menciptakan suasana yang kondusif," kata Rokip, Penghulu Kampung Jatibaru, saat menghadiri acara peletakan batu pertama di lokasi tempat latihan perguruan IKS Dusun Jatimulya, Jumat (28/7).
 
Rokip juga berpesan kepada seluruh anggota atau warga perguruan IKS di Kampung jatibaru agar dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif, dan jangan sampai memancing hal-hal negatif melalui internet seperti meng-upload hal-hal yang dapat memancing kerusuhan.
 
"Sekarang ini banyak sekali warga indonesia yang berurusan dengan hukum gara-gara meng-upload atau mengunduh gambar maupun kata-kata yang merusak dan memecah NKRI, sehingga mereka ditangkap polisi dan berurusan dengan hukum. Untuk itu kepada generasi muda Kampung Jatibaru agar dapat berhati-hati dan jangan sembrono mengespos hal-hal negatif melalui internet agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain," tegasnya.
 
Sementara itu, Ketua Cabang IKS.PI Kera Sakti Kabupaten Siak, Tarsono, melalui dewan teknis, Sugianto, mengungkapkan, bahwa dibangunnya tugu IKS dengan ukuran lebar 3 meter dan tingginya 5 meter itu untuk mengenang dan memperkenalkan perguruan itu kepada masyarakat tempatan kususnya dan umumnya kepada masyarakat luas.
 
"Pembangunan tugu ini dibangun secara swadaya, yang mana anggaran dana murni didapat dari warga atau anggota IKS di Kampung Jatibaru dengan harapan agar anggota perguruan lebih semangat mengembangkan perguruan ini ditengah-tengah masyarakat. Selain itu juga untuk mengenang bahwa perguruan ini pernah didirikan di Kampung Jatibaru, Kecamatan Bungaraya pada tahun 2000 dan sudah banyak melahirkan warga dan atlit terbaiknya untuk mengharumkan Kabupaten Siak di ajang kejuaraan daerah, propinsi maupun nasional," ungkapnya.
 
"Semoga dengan adanya tugu ini dapat memotivasi perguruan lain untuk sama-sama membuat tugu agar anggotanya bangga dengan perguruannya masing-masing, dan dapat bersama-sama untuk membangun generasi muda untuk menjadi generasi yang berjiwa pancasila, patuh pada peraturan hukum serta dapat menjadi generasi yang berakhlak mulia," pungkasnya.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 29 Juli 2017
 
Reporter: Sugianto
Editor: Nandra F Piliang

Editor:

Terkini

Terpopuler