Mourinho Tuding Wasit

Senin, 19 September 2016 - 08:02 WIB
Gelandang MU Paul Pogba dikawal ketat dua bek Watford, Jose Holebas dan Etienne Capoue.

WATFORD (RIAUMANDIRI.co) - Manchester United mengalami kekalahan ketiga secara berturut-turut. Tampil sebagai tim tamu di markas Watfotd, Vicarage Road, Minggu (18/9) malam WIB, anah asuh Jose Mourinho dipaksa menyerah dengan skor 3-1.

Mourinho Hasil ini tentu saja sangat mengecewakan. Apalagi, secara umum, MU menguasai 60 persen bola selama laga berlangsung. Namun hal itu rupanya tak berdampak banyak. Pasalnya, MU hanya punya dua attempts on target dari total 15. Tapi hanya satu berbuah gol lewat Marcus Rashford.

Sedangkan Watford bermain efisien dan efekftif lewat lima attempts on target dari total 10 attempts, dengan tiga di antaranya jadi gol. Satu di babak pertama lewat Etienne Capoune dan dua di babak kedua dari kaki Juan Camilo Zuniga serta penalti Troy Deeney.

Bagi MU, ini adalah kekalahan ketiga beruntun dalam rentang sepekan setelah dari Manchester City dan Feyenoord. Buntutnya, Setan Merah saat ini berada di urutan keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan sembilan poin dari lima pertandingan. Terpaut enam poin dari City yang kini masih berada di puncak. Sementara Watford berada di posisi kedepalan dengan tujuh poin.

Tuding wasit Terkait hasil itu, Manajer MU Jose Mourinho dibuat gusar oleh gol pertama Watford ke gawang timnya. Mourinho menganggap wasit dan hakim garis telah membuat kesalahan karena tak menganulir gol tersebut.

Mourinho mempermasalahkan gol pertama Watford yang dicetak oleh Etienne Capoue pada menit ke-34. Menurutnya, gol itu seharusnya tak disahkan karena sebelumnya telah terjadi pelanggaran.

Beberapa saat sebelum gol tersebut tercipta, Anthony Martial menguasai bola di sisi kiri pertahanan MU. Martial kemudian mendapatkan tekanan dari dua pemain Watford, Miguel Britos dan Daryl Janmaat. Britos berhasil merebut bola dari kaki Martial, tapi juga sekaligus menjatuhkan lawannya itu.

Si kulit bundar lantas dikuasai Janmaat, yang menusuk ke kotak penalti dan memberikan umpan matang kepada Capoue.

"Di babak pertama, selama sekitar 25 atau 30 menit, kami tidak bermain bagus dan itu adalah sesuatu yang bisa kami kendalikan. Kami bisa meningkatkannya dan membenahinya," ujarnya.

"Lalu kesalahan wasit dan hakim garis tidak berada dalam kendali saya. Saya tak bisa melakukan apa-apa untuk memperbaikinya. Itu adalah situasi yang jelas," tambahnya.

"Saya pikir tidak ada debat, tidak ada kontroversi. Saya pikir itu adalah situasi yang jelas, seperti halnya pekan lalu saat melawan Man City, tapi itu adalah sesuatu yang tak bisa saya kendalikan dan bahkan saya tak bisa mengkritiknya," ujarnya lagi.

MU bisa menyamakan skor menjadi 1-1 lewat gol Marcus Rashford pada menit ke-62. Namun, Watford kemudian mencetak dua gol tambahan di sisa waktu melalui Juan Camilo Zuniga pada menit ke-84 dan penalti Troy Deeney di injury time.

Sementara itu, gelandang Watford, Etienne Capoue menyambut gembira kemenangan timnya tersebut.

“Sudah sekian lama sejak #watfordfc mengalahkan mereka, kami pantas mendapatkannya,” demikian Capoue dikutip dari kicauan Twitter resmi pihak klub. “Kami tidak memasang batasan pada apa yang ingin kami raih.”  (bbbs, dtc,gol,ril)

Editor:

Terkini

Terpopuler