Imigrasi Dumai Amankan 61 Imigran Gelap Asal Bangladesh

Senin, 22 Agustus 2016 - 08:21 WIB
Sebanyak 61 WNA asal Bangladesh yang diamankan petugas pada sdebuah rumah warga di Dumai, akhir pekan lalu.

DUMAI (riaumandiri.co)-Imigrasi Klas II B Dumai mengamankan 61 warga negara asing yang merupakan imigran gelap asal Bangladesh di Jalan Garuda, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukitkapur, Jumat (19/8).
 

Penangkapan dilakukan di sebuah rumah warga sekitar pukul 12.30 WIB. Dimana pada penangkapan, 61 WNA Bangladesh itu sedang menunggu tekong dan rencananya akan melanjutkan perjalanan menuju Malaysia. Kuat dugaan pemilik rumah tersebut bekerjasama dengan tekong.


Berdasarkan informasi dirangkum, penangkapan secara langsung dipimpin Kasi Intel Imigrasi Klas II B Dumai, Kuswinarno didapatkan saat ini 61 WNA Bangladesh tanpa dokumen resmi itu sudah diamankan di Kantor Imigrasi Dumai.


Menurut salah satu petugas yang tergabung dalam Tim Pemantau Orang Asing (Pora) Imigrasi mengatakan, bahwa saat ini keberadaan tekong yang membawa imigran gelap menuju Malaysia itu dalam pengejaran petugas.


Kepala Kantor Imigrasi Dumai, Zulkifli A, menjelaskan bahwa keberadaan warga asing itu terendus berkat informasi dari masyarakat, kemudian pihaknya melanjutkannya dengan menurunkan petugas ke lokasi tersebut.


Hanya saja, operasi itu tidak berjalan mulus karena warga imigran itu memberikan perlawanan dan nekat menabrak mobil petugas Imigrasi dengan kendaraan yang ditumpangi. Sehingga beberapa orang berhasil kabur.


"Mereka menabrakkan mobilnya ke kendaraan petugas dan beberapa orang berhasil kabur, sedangkan 61 warga asing yang diamankan kini menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Dumai," kata Zulkifli, akhir pekan lalu.


Saat ini, kata dia, belum diketahui motif dan alasan atau tujuan puluhan warga Bangladesh itu berada di Dumai. Petugas terus melakukan pemeriksaan secara intensif dengan berkoordinasi Imigrasi Wilayah Provinsi Riau di Pekanbaru.


Hasil pemeriksaan sementara, lanjut dia, petugas tidak terkendala dengan bahasa karena beberapa dari warga asing itu menguasai bahasa Melayu dan terdapat sejumlah imigran ini tidak memiliki dokumen.


"Untuk sementara, belum dapat disimpulkan karena masih dalam pemeriksaan petugas," terang Zulkifli.Informasi dihimpun wartawan, saat penangkapan, puluhan warga asing itu sedang menunggu tekong dan rencana mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Malaysia.


Petugas Pemantau Orang Asing (Pora) Imigrasi saat ini masih melakukan pengejaran terhadap tekong yang membawa warga asing tersebut masuk ke Dumai. Dikabarkan, mereka melanjutkan perjalanan menuju Malaysia.***

Editor:

Terkini

Terpopuler