Pemko Jadi Tuan Rumah MTQ XXXV

Jumat, 08 April 2016 - 10:19 WIB
Walikota Pekanbaru menandatangani prasasti peresmian masjid paripurna sekaligus membuka MTQ Tingkat Kecamatan Rumbai.

PEKANBARU (riaumandiri.co)- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan tradisi yang patut diapresiasi karena pelaksanaanya membawa misi mendekatkan umat Islam dengan Alquran. Diharapkan menjadi stimulan melahirkan generasi qari dan hafidz terbaik yang memotivasi segenap Muslim senantiasa meningkatkan kemampuan seni baca Alquran.

Tak lama lagi perhelatan tersebut akan digelar Pemerintah Kota Pekanbaru pada 9- 14 April mendatang di Masjid Paripurna Nurussalam, Jalan Taman Sari, Kecamatan Bukit Raya.

Menurut Walikota Pekanbaru, H Firdaus, kegiatan MTQ memiliki peran besar dan penting dalam pembinaan tilawatil Quran. Disamping peran pendidikan dalam keluarga, sekolah dan masyarakat.

"Meski demikian, saya berpesan, Alquran tidak cukup sekedar dibaca dan dilantunkan dengan baik sesuai tajwid-nya serta dilafalkan. Melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan umat Islam, kemudian juga harus bisa mengeksplorasi isi kandungan Alquran dalam merespon problematika kemanusiaan dan menjawab tantangan setiap zaman," pesan wako.

Selain itu, kata walikota hajatan MTQ juga menjadi wahana memperbaiki tali silaturahim antara umat beragama yang terus mengalami perkembangan pesat dari tahun ke tahun. Bahkan bisa disebut menjadi warisan sejarah tak ternilai sebagai tradisi mulia yang harus dipertahankan. Karena membawa manfaat besar bagi pembentukan akhlak dan karakter bangsa termasuk guna mewujudkan Pekanbaru menuju kota metropolitan yang madani.

Beberapa manfaat penting dari tadisi dan budaya MTQ yakni, telah memberi angin segar bagi umat Islam khususnya bagi generasi muda untuk lebih giat mempelajari, memahami dan mencintai Alquran. Karena fakta yang terjadi menunjukkan bahwa masih ada dari umat Islam yang belum mengenal baca tulis Alquran, apalagi memahami, memaknai dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah dan masyarakat berkewajiban memperkuat ketahanan akhlak dan moral di era globalisasi di tengah-tengah pergeseran nilai serta prilaku masyarakat. Yang dirasakan dalam semua dimensi kehidupan, maka nilai-nilai Alquran harus dipegang teguh sebagai pedoman utama dalam kehidupan.

Penyelenggaraan MTQ menjadi barometer mengukur sejauh mana tingkat keberhasilan pembinaan yang dilakukan LPTQ di semua jenjang, ikut memberikan spirit kepada peserta terbaik dari semua cabang musabaqah untuk mengikuti MTQ tingkat Kota Pekanbaru itu.(adv/humas)

Editor:

Terkini

Terpopuler