Napi Narkoba Dibawa Kabur

Ahad, 10 Januari 2016 - 08:33 WIB
Hendri Manurung

PASIR PANGARAIAN (HR)-Narapidana kasus narkoba, Hendri Manurung yang masih menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangaraian, Sabtu (9/1) sekitar pukul 11.00 WIB berhasil melarikan diri.

Untuk melancarkan aksinya, Hendri sempat menodong tiga sipir Lapas dengan senjata api pistol diduga jenis FN.

Menurut informasi yang berhadi dirangkum Haluan Riau dari berbagai sumber, aksi ini bermula ketika Hendri akan memasuki ruang tamu. Namun, saat itu dicegah oleh petugas Sipir yang melihat, karena saat itu tidak ada tamu yang membesuk.

Setelah ditegur Hendri beranjak pergi. Namun Hendri kembali masuk ke ruang tunggu tamu yang saat itu dijaga tiga sipir.

Tanpa disangka, saat itu Hendri langsung mencabut pistol jenis FN dan menodongkan ke tiga petugas dekat ruang tunggu, ketiga petugas sipir tidak berani melawan karena diancam pistol.

"Kebetulan saat itu ada tamu yang baru besuk dan akan keluar dari ruang tunggu, langsung saja Hendri mengikuti tamu tersebut dan keluar dari lapas.

Ada yang melihat, saat kabur dirinya sudah ditunggu rekannya dengan sepeda motor sekitar 50 meter dari depan lapas," ungkap Kalapas Klas II B Pasir Pangaraian, Misbahuddin kepada wartawan, Sabtu (9/1) kemarin.

Misbahuddin juga mengaku, kaburnya napi atas nama Hendri Manurung karena keteledoran anggotanya yang bertugas.
"Ada keteledoran anggota saya, dan anggota saya tidak memiliki senjata juga mentalnya kurang, sehingga napi tersebut bias kabur," tegas Kalapas.

Pasca kaburnya napi narkoba, Kalapas menyatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak Polres Rohul. Di Lapas Klas II B sendiri, terlihat banyak polisi berseragam preman bersenjata lengkap, baik dari Satrekrim dan Intelkam, berjaga dan mencari informasi terkait kaburnya Hendri Manurung.

Petugas Polres  Rohul juga sempat melakukan penyisiran di Jalan-jalan yang dicurigai. Termasuk di kawasan perempatan lampu merah depan masjid Agung madani Islamic Centre, hingga ke arah Simpang Kumu, kecamatan Rambah Hilir juga ke Tambusai.

Misbahuddin juga menyatakan, pihaknya akan mencari informasi darimana senpi yang didapatkan Hendri Manurung melalui buku tamu dan rekaman CCTV yang ada di Lapas.

Kasat Reskrim AKP Muhammad Wirawan Novianto yang juga terlihat di Lapas Klas II B Pasir Pangaraian saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya hanya memback up proses pencarian.
Pengejaran

Polres Rohul sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus dibawa kaburnya Hendri Manurung, tersangka narkoba yang juga salah satu tahanan kejaksaan oleh pria bersenjata api (senpi).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, ada dua pria yang bekerja sama untuk membawa Hendri.

Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung mengungkapkan bahwa pria pertama yang membantu Hendri kabur adalah pria berkemaja putih bercelana jeans biru dan bertopi hitam.

Pria inilah yang mendongkan senjata yang diduga pistol ke petugas sipir bernama Akromi. Kemudian dia membawa kabur Hendri Manurung.

Kemudian pelaku kedua adalah seorang lelaki yang menunggu di luar Lapas Kelas II B Pasir Pangaraian. Setelah keduanya kabur, lelaki inilah yang membawa kabur Hendri dan pria bersenpi tersebut.

"Pelaku kedua yang membantu pelarian Hendri Manurung adalah pria yang menggunakan sepeda motor Yahama Vixion," ucap Kapolres Rohul.

Dengan bantuan joki ini, keduanya berhasil melarikan diri. Saat ini polisi sedang mencari tiga pria tersebut.(okz/hrc/yuk)

Editor:

Terkini

Terpopuler