Bupati: Rubah Pola Pencairan, Percepat Tender

Jumat, 01 Januari 2016 - 23:05 WIB
ilustrasi

BAGANSIAPIAPI (HR)-Bupati Rohil, H Syatno, menegaskan bakal merubah sistem pencairan kegiatan anggaran tahun 2016 mendatang, dengan mempercepat pelaksanaan proses tender di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah. Jika tidak, kinerja SKPD di bagian keuangan Setda Rohil tidak akan maksimal.

"Pola seperti ini ke depan tidak bisa diikuti, harus dimulai dari awal (tender-red). Paling cepat Bulan Februari 2016 sudah masuk tender, sehingga rekanan bisa tepat waktu memulai kegiatanya. Saya juga prihatin melihat SKPD di bagian keuangan yang bekerja hingga pagi hari menyelesikan berkas yang sudah masuk," kata bupati, ketika meninjau proses pencairan di Kantor Keuangan Setdakab Rohil, Kamis (31/12), pukul 00.00 WIB, dini hari.

Mengingat waktu yang sudah tidak memungkinkan, katanya, Pemerintah Daerah akan bekerjasama dengan pihak Bank Riau Kepri, sehingga pencairan dana kegiatan milik rekanan dapat dibayarkan meski tidak tepat waktu.

"Tetap dibayarkan, kemungkinan tanggal 4 Januari 2016, baru bisa diproses, karena sebelumnya rekapitulasi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sudah dikirim ke Bank Riau Kepri," jelasnya, di hadapan rekanan.

Bupati juga meminta, keterlambatan proses pencairan dana ini supaya tidak sampai merugikan pihak rekanan yang sudah melaksanakan kegiatan. Rekanan juga diminta pengertiannya atas keterlambatan pencairan tersebut. "Saya minta pengertian dari semuanya ya, ini bukan kemauan kita karena proses awalnya memang terlambat," ungkapnya lagi.

Dirinya berjanji, ke depan akan berkoordinasi dengan SKPD terkait untuk membentuk panitia, membahas persoalan yang sering terjadi di akhir tahun anggaran, sebab sesuatu perubahan itu pasti lebih baik.

"Semua ini untuk masyarakat bukan untuk kita, jadi memang harus ada perubahan, jika begini terus bisa mati budak-budak ini, tidak mungkin bekerja 24 jam sehari menyelesikan kegiatan yang menumpuk," imbuhnya.(adv/humas)

Editor:

Terkini

Terpopuler