Mandiri Dalam Pendanaan Kegiatan

Sabtu, 28 November 2015 - 23:37 WIB
Ilustrasi

Pekanbaru (HR)-Pengurus pusat Muhammadiyah mengklaim organisasi ini punya tradisi kemandirian dalam pendanaan semua kegiatan mereka baik Muswil, Muscab, Munas bahkan pembangunan sekolah serta fasilitas lainnya.

"Tradisi kemandirian Muhammadiyah dalam pendaan mengandalkan iuran anggota, pimpinan, donatur dalam maupun simpatisan organisasi," ungkap Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hajriyanto Y Thohari, Sabtu (28/11).

Hajriyanto Y Thohari, menyebutkan usia organisasi ini yang sudah lebih dari 100 membuat pengurus mulai dari Cabang hingga Pusat tetap memegang tradisi kemandirian dan berdikari tersebut.

Dalam setiap kegiatan sebutnya pengurus Muhammadiyah selalu melakukan sesuai kemampuan pendanaan, tidak mengada-ngada.

"Kami Muhammdiyah kalau buat kegiatan apa adanya sesuai kemampuan saja. Kalau ada donatur kami terima, dan tidak meminta-minta," bebernya.
Kesolitan dan kemandirian inilah yang membuat Muhammadiyah kini sudah memiliki berbagai fasilitas. Sekolah mulai dari PAUD hingga Perguruan tinggi, mesjid, Rumah Sakit, dan sebagainya.

"Hingga kini ada  174. Perguruan Tinggi di Indonesia dengan total mahasiswa 30 ribuan," bebernya.
Sebutnya anggota dan simpatisan Muhammadiyah selalu membudayakan sifat sadakah, infak, zakat, amal dan sebagainya untuk mendanai semua keperluan internal dan ekternal.  

Jadi sebut Pimpinan Pusat ini lagi, untuk penyelenggaraan Muswil dan semacamnya kader Muhammadiyah sudah berpengalaman tidak akan rusuh dan arogan, karena itu menjadi komitmen bersama mulai dari generasi tua dan muda.
Ketika ditanya terkait bantuan pemerintah selama ini kepada organisasi yang terbilang matang ini, ia mengatakan tidak akan buka-bukaan. Karena tidak etis dibicarakan kepada publik.

"Itu sesuatu yang tidak bagus diucapkan nanti mengesankan kesombongan, sok kaya. Yang jelas Muhammadiyah menerima sumbangan tidak meminta-minta," tandasnya.  

Sebelumnya diberitakan, Muswil Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-25 se Provinsi Riau, telah dibuka disalah satu  hotel Pekanbaru. Acara akan berlangsung hingg Minggu 29 November.

Pada pembukaan yang dihadiri berbagai tokoh dan Muspida Pekanbaru dan Provinsi Riau ini massa terlihat tertip dan acara  berlangsung aman, damai.(ant/yuk)

Editor:

Terkini

Terpopuler