484 Surat Suara Rusak

Jumat, 20 November 2015 - 21:28 WIB
Petugas saat melipat surat suara Pilkada Dumai 2015.

Dumai  (HR) -- Pasokan surat suara Pikada Dumai 2015 terdapat kekurangan 17.792 lembar. Dari jumlah tersebut, terdapat 484 unit rusak karena salah cetak.

Disampaikan Sekretaris KPU Kota Dumai, Zahedi, sedikitnya 17.792 lembar surat suara Pilkada Dumai yang kurang disebabkan kesalahan cetak dan rusak. Dari 177.392 lembar baru 159.600 yang diterima Pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah  Kota Dumai.

Sekretaris KPU Dumai, Zahedi menyebut bahwa saat ini baru 159.600 surat suara yang diterima Pihak KPU Dumai dari percetakan. Sebab ada terjadi kesalahan cetak pada surat suara tersebut, Jumat (20/11).

KPU Dumai memesan surat suara sebanyak 177.392 lembar. Artinya, ada kekurangan sekitar 17.792 surat suara. "Rencananya pihak percetakan segera mengirimkan sisa surat suara Pilkada Dumai. Paling lambat pada 22 November ini," tegasnya.

Menurutnya, banyak surat suara sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Dumai, yakni 170.883 orang. Ditambah DPT B1 sebanyak 381. Lalu ditambah rormulis Surat Surat Ulang (FSU) sebanyak 2000 lembar.

Serta ditambah 2,5 persen dari jumlah setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Ada penambahan 2,5 persen TPS jadi sekitar 493 TPS pada Pilkada Dumai 2015," jelasnya.

Sementara, Anggota KPU Dumai, Kurnia Ningsih menambahkan sekitar 484 lembar surat suara Pilkada Dumai 2015 mengalami kerusakan. Hal ini ditemukan saat proses pelipatan surat suara berlangsung. "Perhitungan sementara, kita hitung sebanyak 484 lembar surat suara Pilkada yang rusak.

Dijelaskannya, kebanyakan surat suara cetakan gambar pasangan calon tidak jelas. Ada juga yang terdapat bercak tinta. Lalu bagian surat suara terpotong.

"Ada juga yang tidak sesuai ukuran semestinya," terang wanita berkerudung ini.

Saat ini KPU Dumai baru menerima 159.600 surat suara. Secara keseluruhan, KPU Dumai memesan surat suara sebanyak 177.392 lembar. Sehingga masih ada kekurangan sekitar 17.293 surat suara.***

Editor:

Terkini

Terpopuler