Memalukan, Siswi Dicabuli Teman dalam Kelas

Jumat, 23 Januari 2015 - 15:16 WIB

DUMAI- Apes nasib yang dialami MN (19), siswi sebuah SMK di Kota Dumai. Ia hanya bisa pasrah saat empat temannya meraba-raba kemaluan dan payudara korban.

Kejadian memalukan dan mencoreng institusi pendidikan terjadi di Kota Dumai. Salah seorang siswi SMK, inisial MN membuat lapora ke Unit PPA Polres Dumai tentang kasus cabul yang dialaminya dalam kelas. Dalam laporan tersebut, seperti disakatakan Kasat Reskrim Polres Dumai, AKP Bimo Ariyanto, Jumat (23/1), kejadian naas itu dialami korban usai pelajaran olahraga.

"Awalnya teman korban membuka celana di depan MN. Lantas memperlihatkan alat vitalnya. Kemudian teman MN berinisial DF itu pun mengajak tiga temannya lain, untuk mengerjai siswi malang tersebut. Mereka beramai-ramai membuka paksa pakaian korban, hingga meraba-raba kemaluan dan buah dada korban," beber Kasat.

Kejadian yang dialami MN, lantas diketahui orangtua korban. Merasa tidak menerima perlakuan bejat para oknum siswa tersebut pada abaknya, orangtua korban langsung melaporkan hal itu kepada Unit PPA Polres Dumai. Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.

"Saya masih belum bisa memberi banyak informasi. Sebab masih kasus ini dalam penyelidikan. Kita akan himpun data dari para pelapor dan pihak sekolah," kilah Kasat.


Di tempat terpisah, Kadisdik Dumai melalui Kasi Kurikulum Pendidikan Menengah Kejuruan Disdik Dumai, Sugeng Purnomo ST mengaku terkejut dengan laporan kejadian memalukan di salah satu SMK Kota Dumai tersebut. Ia meminta kepada kepala sekolah agar mengusut tuntas dan memberi sanksi terhadap oknum siswa yang berbuat cabul terebut. "Kepala sekolah harus memberi sanksi tegas dan efek jerah jika benar ada kejadian tersebut. Agar kejadian serupa tak terjadi lagi," ingatnya.


Sugeng juga menyarankan kepada pihak sekolah, terutama guru kelas agar agar selalu memintau prilaku anak didiknya. Terutama sekali di saat jam sekolah, agar anak didik tak melakukan perbuatan negatif. Termasuk keluyuran saat jam sekolah.(zul)

Editor:

Terkini

Terpopuler