Diskes akan Imunisasi Belasan Ribu Siswa SD

Senin, 12 Oktober 2015 - 20:57 WIB
Ilustrasi

SELATPANJANG (HR)-Kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) merupakan program nasional untuk memberikan atau menambah kekebalan  tubuh bagi anak. Terutama bagi murid sekolah SD dari kelas 1, hingga kelas tiga.

Program imunisasi ini dimulai sejak 5 hingga 13 Oktober 2015, deiharapkan kepada seluruh siswa SD hingga kelas 3 tersebut bisa mendapat imunisasi tersebut, "ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, melalui Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan Lingkungan (PMKL), dr. Ria kepada sejumlah wartawan baru-baru ini di Selatpanjang.

Dijelaskan Ria, seluruh Puskesmas ambil bagian dalam program ini. Dan bagi anak sekolah yang berada di pedesaan akan dilakukan oleh bidan desa atau petugas kesehatan di Poskesdes. Sehingga diprogramkan seluruh siswa tersebut bisa mendapatkan imunisasi ini,”katanya.

Imunisasi jelas Ria, sebagai pemberian ulangan terhadap kekebalan tubuh anak yang pernah didapatkan saat anak masih usia bayi. Sehingga diperlukan penguatan kembali untuk terus mampu menangkis virus yang dapat memberikan penyakit terhadap anak tersebut .

Ada tiga jenis vaksin yang diberikan kepada anak tersebut, yakni vaksin campak, Td dan Dt. Vaksin Difteri Tetanus (Dt) dan Tetanus Difteri (Td).  Kepada orang tua dia juga berharap agar berhati-hati saat akan membawa balita imunisasi vaksin Dt atau vaksin Td.

"Sebenarnya sejak bayi anak itu sudah mendapat kekebalan tubuh dari ibunya. Namun seiring dengan bertambahnya usia, maka anti bodi dari ibunya tersebut juga akan semakin berkurang. Sehingga butuh tambahan yang bisa dilakukan lewat imunisasi ini," terangnya.

Dijelaskannya, seperti penularan penyakit campak misalnya, terjadi lewat udara yang dihirup oleh penderita baik itu melalui hidung maupun mulut dengan masa inkubasi 10-12 hari.

"Jika antibody si anak masih kuat, maka virus tersebut akan ditolaknya. Sehingga anak itu tidak sampai jatuh sakit. Sebab jika penyakit ini tidak ditangani dengan baik, akan menyebabkan radang paru-paru, radang otak, bahkan kematian,"ungkapnya lagi.

Diharapkannya dengan digelarnya program BIAS ini anak-anak terhindar dari berbagai penyakit. Dan kepada para orangtua agar tetap memperhatikan kondisi anaknya.

"Sejak bayi anak harus mendapat imunisasi lengkap, sehingga terhindar dari berbagai ancaman virus yang membawa penyakit. Juga harus memperhatika asupan gizi yang seimbang. Dengan demikian pertumbuhan anak-pun akan semakin baik,”ujarnya lagi.(jos)

Editor:

Terkini

Terpopuler