AS Tembak Jatuh Drone di Laut Merah

Senin, 25 Desember 2023 - 08:48 WIB
Dalam foto yang disediakan oleh Royal Navy pada Sabtu, 16 Desember 2023, sebuah gambar menunjukkan HMS Diamond menembakkan rudal Sea Viper untuk menyerang dan menembak jatuh drone udara di atas Laut Merah. Serangan terhadap kapal-kapal komersial di Laut M

Riaumandiri.co - Empat drone yang terbang menuju kapal destroyer AS di Laut Merah jatuh ditembak. Komando Pusat Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (CENTCOM) menambahkan drone itu diluncurkan dari daerah di Yaman yang dikuasai Houthi. "Serangan-serangan ini mewakili serangan ke-14 dan 15 Houthi ke kapal komersial sejak 17 Oktober," kata CENTCOM di media sosial X, Ahad (24/12).

Houthi yang didukung Iran menguasai sebagian besar Yaman. Kelompok itu mengganggu perdagangan dunia dengan menyerang kapal-kapal yang berlayar melalui selat Bab al-Mandab di ujung selatan Laut Merah.

Houthi mengatakan serangan-serangan ini sebagai respon atas invasi Israel ke Gaza. CENTCOM mengatakan Pusat Komando Angkatan Laut AS merespon laporan dari dua kapal yang sedang diserang.

Kapal minyak atau bahan kimia yang berbendera, dimiliki dan dioperasi Norwegia melaporkan melaporkan nyaris terkena serangan drone Houthi. Sementara kapal tanker minyak mentah milik Gabon dan berbendera India melaporkan serangan satu arah.

"Dua rudal balistik anti-kapal Houthi juga ditembakkan ke jalur pelayaran internasional di Selatan Laut Merah dari daerah yang dikuasai Houthi di Yaman," kata CENTCOM.

Sebelumnya badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris melaporkan sistem pesawat tanpa awak meledak di dekat sebuah kapal di selat Bab al-Mandab. Sekitar 45 mil sebelah tenggara Saleef, Yaman.

Amerika Serikat (AS) meluncurkan Operasi Perlindungan Kemakmuran beberapa hari lalu. Washington mengatakan, lebih dari satu lusin negara setuju untuk berpartisipasi dalam operasi yang melibatkan patroli gabungan di perairan Laut Merah dekat Yaman. Houthi yang berbasis di Sanaa pun dianggap telah mengganggu jalur perdagangan yang melalui selat tersebut. 

Editor: Akmal

Terkini

Terpopuler