137 Calon Kades Maju di Pilkades Serentak

Kamis, 07 Mei 2015 - 10:09 WIB
Muradi

TELUK KUANTAN (HR)-Sebanyak 137 calon kepala desa maju pada Pemilihan Kepala Desa yang digelar pada 14 Mei mendatang. Di Kuansing ada 44 desa yang akan menggelar Pilkades.

"Ada 137 calon yang maju nanti," kata Kepala Bagian Pemerintahan Umum Setdakab Muradi, Rabu (6/5). "Pelaksanaan Pilkades serentak digelar pada hari libur.

44 desa yang menggelar Pilkades sudah menyerahkan nama-nama calon kepada pemerintah. Di Kuantan Mudik ada tiga desa, Seberang Pantai dengan tiga calon yakni Suryadi, Sufrijon, Infaldi. Saik dua calon Rino Pebrizal dan Heri. Luai empat calon Siandri, Hardi Aprizal, Anasri dan Nopen Ali.
Di Gunung Toar tiga desa, Koto Gunung dua calon yakni Mahyudin dan Sudianto, Seberang Gunung dua calon yakni Yasdi dan Hardimansyah, Kampung Baru tiga calon yakni Jum 'Asri, Masril, dan Gamaludin.

Kuantan Hilir lima desa diantaranya Teratak Baru dua calon yakni Ali Mardius dan Rafa'i. Rawang Bonto tiga calon yakni Ali Amran, Suherman, dan Sakirman. Pulau Madinah ada dua calon Rafiadi dan H. Masdiah. Kepala PUlau ada lima calon yakni Hendri, Salmi Ariyen, Asrizon, Syafrizal, dan Zon Hendri. Gunung Melintang ada empat calon yakni Alusman, Aswandi, Marlijon dan Hamza Harianto.

Pucuk Rantau satu desa yakni desa Perhentian Sungai dengan dua calon Endriades dan Asmawir. Singingi Hilir satu desa yakni Desa Tanjung Pauh tiga calon diantaranya Masen Yuris, Jonizar dan Hajrul Alhaji. Kuantan Tengah empat desa, Koto Taluk ada lima calon yakni Armalis, Yuben Hendri, Marketa, H Syafruddin, dan Indra Razendra. Pulau Godang Kari tiga calon yakni Gusnadi, Fahrul, dan Tafwira. Sawah dua calon, Herizal dan Jepri Antoni. Pintu Gobang Kari tiga calon, Yendrizal, M. Seni dan Raja Alfian.

Hulu Kuantan lima desa diantaranya Sungai Kelelawar empat calon yakni Isradi, Gusnedi Irwanto, Indra Aquarius, dan Darisum. Sumpu dua calon yakni Mardianto dan Rudi Hartono. Mudik Ulo lima calon yakni Rutirno Hendra, Zulferi Musrianto, Indra Jaya, Samhudi dan Yuka Naprul Nata. Tanjung Medang dua calon yakni Yasmardi dan Helmi Atra. Serosah lima calon yakni Kasdi Hartono, Syaiful Anwar, Darwis, Antoni Indriansyah dan Dasril.

Pangean, lima desa diantaranya Padang Kunik dua calon yakni Fitrianto dan Marpen Yunis. Pembatang empat calon yakni Deden Supendi, Jarman Idris, Zulkifli dan Yohanes Andres. Teluk Pauh tiga calon yakni Japriman, Jafrizal, dan Amril. Pulau Kumpai tiga calon yakni Hanapius, Marwan, dan Mukhtar Lubis. Pasar Baru tiga calon yakni Suhendri, Jayadi Kanedi dan M Rusydi.

Benai ada empat desa diantaranya Pulau Kalimanting dua calon yakni masriadi dan Hardison, Pulau Lancang tiga calon yakni Gustam, Jopandi dan Sugiarto, Tanjung Simandolak tiga calon yakni Robinson Saswe, Deta Erman, Marjeni Putra, Pulau Tongah tiga calon yakni Sri Gusti Murni, Misna Walia Setri dan Darmo.

Logas Tanah Darat dua desa diantaranya Perhentian Luas lima calon Abu Damar, Riusmanto, M Rizal, Suharlis, dan Martunus. Desa Sikijang lima calon, Yurnalis Ito Wandra, Sahum, Hendiriman, dan Endi Guspendi. Kuantan Hilir Seberang dua desa Sungai Sorik dua calon, Sariono dan Ridwan, dan Desa Pulau Kulur dua calon Rodeng Arnur dan Untung Surapati.

Untuk Cerenti ada empat desa, Kampung Baru empat calon yakni Sano Sahayudi, Rustam Efendi, Adi Candra, dan Sarpius. Desa Teluk Pauh ada tiga calon yakni Hasbianto, Ariadi dan Masdi. Desa Pulau Jambu ada tiga calon yakni Jaswandi, Riki Rikardo, dan Rusmedi. Pulau Bayur ada tiga calon yakni Jemi Wahyudi, Erpi dan Maryendi.

Sentajo Raya lima desa diantaranya Kampung Baru Sentajo dua calon yakni H Adnan Amir dan Jamlus. Koto Sentajo ada tiga calon yakni Asrizal, Heprianto, dan Hasan Basri. Muara Langsat tiga calon yakni Mustofa, Jafri dan Budi Sujono. Marsawa lima calon yakni Sumedi, Jumino, Satino, Supratno dan Rahmat. Seberang Teratak Air HItam ada dua calon yakni Tormizi dan samsul Haidi.

Dikatakan Muradi, masing-masing desa sudah menyampaikan ke pemerintah dan sudah direkap dengan nomor urut calon. "Ini khusus untuk desa yang habis masa jabatan kepala desanya Juni 2015," kata Muradi. (adv/humas)

Editor:

Terkini

Terpopuler