259 Bintara Lulus Pendidikan, Irjen Iqbal: Ini Pengabdian Bukan Sekedar Profesi

Kamis, 07 Juli 2022 - 16:28 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal memberikan penghargaan kepada salah seorang Bintara lulusan terbaik Diktuba Polri TA 2022 Polda Riau.

RIAUMANDIRI.CO - Sebanyak 259 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuba) Polri Gelombang 1 Tahun Ajaran 2022 menyudahi pendidikan dan diambil sumpah kepolisian, Kamis (7/7).

Agenda penutupan pendidikan itu dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal bertempat di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.

Seusai dilantik dan diambil sumpah, kini ke 259 siswa tersebut telah resmi menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan menyandang pangkat Brigadir Dua (Bripda).

"Artinya, seluruh bintara Polri yang sudah melewati masa pendidikan pembentukan secara resmi hari ini telah menjadi personel Polri," kata Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal.

Terlepas dari euforia kelulusan, Irjen Iqbal mengingatkan ratusan bintara tersebut untuk dapat mengembangkan diri dalam menjalankan tugas kepolisian. Apa yang dijabat sekarang bukan sekedar profesi, melainkan sebuah pengabdian terhadap bangsa dan negara.

"Jaga simbol kepolisian, lakukan dengan maksimal perlindungan pengayoman dan pelayanan terhadap masyarakat. Jangan kecewakan institusi, jangan kecewakan negara, dan jangan kecewakan orang tua," pesannya.

"Menjadi anggota Polri bukan sebuah profesi yang sekedar pekerjaan, akan tetapi ini pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara," paparnya lagi.

Diktuba tahun ini, Bripda Rezki Safda Putra menjadi lulusan terbaik bidang Akademi dengan nilai 82,70, anak dari Syafril Bin Sudirman dan Imelda berasal Kuantan Singingi (Kuansing).

Lalu lulusan terbaik bidang Mental Kepribadian adalah Bripda Muhammad Muryogid dengan nilai 75,83. Putra dari Mursidi yang seorang purnawirawan Polri dan Ibu Nurlaily, asal Kota Pekanbaru.

Berikutnya, lulusan terbaik bidang Jasmani adalah Bripda Karno Setiabudi dengan nilai 83,5. Putra dari Taslim yang bekerja sebagai tukang bengkel dan Dairoh, asal Indragiri Hulu (Inhu).

"Semangat mereka luar biasa. Saya yakin dan percaya mereka akan semakin berkembang ke depan. Menjadi sosok pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dalam rangka pemeliharaan kamtibmas. Sehingga semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara dapat berjalan baik dan progresif. Sehingga Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh tercapai. Indonesia Emas 2045 akan segera terwujud," pungkas Irjen Iqbal. (Mal) 

Editor: Nurul Atia

Terkini

Terpopuler