Ekonomi

Harga Tiket Pesawat Mahal, Ini Penyebabnya dan Solusi dari Pengusaha

Bagas Adhadirgha, Kandidat calon ketua umum BPP HIPMI nomor urut satu

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA – Selama beberapa bulan belakangan, harga tiket angkutan udara untuk tujuan domestik terus naik bahkan lebih mahal dari penerbangan asing. 

CEO Asia Aero Technology, Bagas Adhadirgha mengatakan, hal yang menyebabkan tiket pesawat naik karena pemerintah mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPn) sebesar 10% pada banyak komponen proses yang dilakukan dalam produksi jasa penerbangan.

"Ada beberapa hal yang menyebabkan harga tiket pesawat tujuan domestik kita mahal, karena dikenakan PPN 10% mulai dari penjualan tiket penerbangan, pembelian bahan bakar pesawat udara, pembelian suku cadang, landing fee, biaya navigasi, biaya garbarata, dan biaya ground handling," ungkap Bagas Adhadirga di Jakarta (2/6/2019).

Ketua Bidang Internaional Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) juga menjelaskan, tiket penerbangan asing lebih murah karena adanya asas resiprokalitas dengan negara mitra.

"Solusinya jika harga tiket pesawat kita ingin murah, Ppn dan bea masuk untuk spareparts dan bahan bakar agar dibebaskan. Diberikan jalur khusus agar cepat proses saat memasukkan item barang-barang suku cadang dan komponen lainnya," kata pengusaha pengelola bandara swasta itu.

Calon Ketua Umum BPP HIPMI ini juga menjelaskan, jika harga pesawat domestik murah akan berdampak pada pariwisata domestik yang akan meningkat dan juga meningkatkan para UMKM daerah.

"Ini harus kita hadirkan solusi ke depannya, agar bisa menggerakkan ekonomi dan pariwisata juga bisa berkembang," tutup Bagas.


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar