Oesman Sapta: Ramadhan Jadi Momentum Mempersatukan Kembali

Oesman Sapta: Ramadhan Jadi Momentum Mempersatukan Kembali

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Oesman Sapta mengharapkan bulan Ramadhan ini menjadi momentum untuk bersatu kembali pasca pemungutan suara Pemilu 2019.

Harapan itu disampaikan Oesman Sapta dalam acara buka puasa bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), di kediamannya, jalan Karang Asem, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019).

Selain presiden, juga terlihat hadir Wakil Presiden RI ke-9, Hamzah Haz, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua BPK Moermahadi Soerjadjanegara, Ketua MA Hatta Ali, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono, Darmayanti Lubis dan Ahmad Muwoqan, Jaksa Agung  M. Prasetyo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, anggota DPD RI dan sejumlah menteri, ulama dan duta besar negara sahabat.


Oesman Sapta menilai, Pemilu 2019 yang baru saja dilaksanakan merupakan pesta demokrasi terbesar dalam sejarah pelaksanaan pemilu di tanah air dan bahkan dalam sejarah demokrasi dunia. “Alhamdulillah bisa berlangsung dengan baik, aman, lancar dan damai,” kata OSO, begitu dia akrab disapa.

Namun Oesman Sapta tidak memungkiri, dibalik sukses pelaksanaan pemungutan suara Pemilu tanggal 17 April 2019 yang lalu, saat ini masih diperhadapkan dengan bias kontestasi politik dan hiruk pikuk politik tanah air.

Menurut pandangan Oesman Sapta, suasana pesta demokrasi yang tahapan pelaksanaannya belum berakhir ini, harus tetap kita kawal bersama.  “DPD RI memberi dukungan agar negara wajib hadir dalam penegakan hukum yang tegas setegas-tegasnya,” tegas Oesman Sapta.

Hiruk pikouk suasana politik yang tidak produktif yang terjadi belakangan ini kata Oesman Sapta, harus segera diakhiri. “Kita harus berani untuk segera keluar dari hiruk pikuk politik yang tidak produktif ini,” tegas OSO.

Apalagi kata Oesman Sapta,  saat ini tahapan pelaksanaan Pemilu 2019 masih berjalan dan bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan.

“Insya Allah, bulan Ramadhan ini menjadi momentum untuk mempersatukan kembali yang kemarin berbeda, mendekatkan kembali yang jauh dan menyambungkan kembali yang terputus,” harap Oesman Sapta.

Sebagai manifestasi kesholehan sosial dan kesholehan spiritual Ramadhan itu sendiri, kata OSO, harus memuliakan demokrasi dengan menghargai setiap perbedaan pilihan, menghormati seluruh tahapan yang sedang berjalan dan mempercayai  proses hukum sebagai jalan penyelesaian ketidakpuasan.

“Itulah sebabnya, tema yang tepat acara buka puasa yang dilaksanakan oleh DPD RI tahun ini adalah Silaturahmi Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa  Dalam Mewujudkan Masyarakat yang Adil  dan Sejahtera,” kata OSO.

Oesman Sapta juga menyebutkan, hikmah bersilaturahim seperti acara berbuka bersama tersebut, adalah terbangunnya ukhuwah dan ukhuwah itu tak bisa dibeli, tetapi diperoleh karena penyatuan antara ikatan hati nurani.

“Sungguh indah jika setiap kita mampu memelihara dan menjaga ukhuwah yang merupakan ikatan hubungan persaudaraan yang murni dalam kekerabatan yang fitri, mengguli jenis ikatan lainnya,” ujar Oesman Sapta. 

Reporter: Syafril Amir