Riau

Rusak Parah, Warga Pangkalan Kerinci Minta Jalan Simpang Kualo Diperbaiki

Warga menanam pohon pisang sebagai wujud protes terhadap kondisi Jalan Sultan Syarief Kasim yang berlobang dan tak kunjung diperbaiki (Foto: RMC/Pendi)
RIAUMANDIRI.CO, Pangkalan Kerinci - Kondisinya jalan Sultan Syarief Kasim yang terus berair dan berlubang membuat warga geram dan menanam pohon pisang sebagai wujud protes mereka kepada pemerintah daerah. Lokasi jalannya ini tepatnya di simpang Kualo yang menghubungkan Kota Pangkalan Kerinci ke komplek perkantoran Bhakti Praja Pemkab Pelalawan.
 
Warga meminta agar secepatnya dilakukan perbaikan sehingga tidak mengganggu pengguna jalan dan tidak terjadi kecelakaan ketika melintasi jalan aspal yang berlubang itu.
 
Terkait pemintaan perbaikan jalan tersebut sepertinya sudah lama disampaikan oleh warga melalui sejumlah media. Kondisi jalan yang menjadi perbincangan tersebut saat ini sangat memprihatinkan.
 
Hal itu ditenggarai karena tidak lancarnya saluran air di gorong-gorong jalan tersebut yang mengakibatkan air meluap menggenangin jalan, dan mengakibatkan kondisi jalan menjadi licin dan berlobang. Kondisi ini tentunta membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.
 
Dari hasil pantauan riaumandiri.co di lokasi, jalan tersebut saat ini terdapat dua lubang menganga yang digenangi air. Karena dikhawatirkan lubang tersebut nantinya mecelakai pengguna jalan, maka oleh warga berinisiatif ditanami pohon pisang. Ini dilakukan warga sebagai bentuk protes mereka juga kepada pemerintah setempat.
 
Said Fahmi selaku tokoh masyarakat Pangkalan Kerinci mengaku sudah capek meminta kepada Pemda Pelalawan agar jalan tersebut segera diperbaiki, karena dia takut bakal terjadi hal-hal yang tidak di inginkan terhadap pengendara nantinya ketika melintasi jalan tersebut.
 
“Jangan bilang rasionalisasilah atau enggak ada anggaran, ini yang kita minta enggak banyak kok, berapa sih anggaran untuk memperbaiki jalan itu. Saya dan masyarakat lainnya minta agar Pemda Pelalawan secepatnya mengatasi masalah jalan itu, sehingga masyarakat yang melintas dan menggunakan jalan tersebut tidak takut jatuh kalau melintasi jalan tersebut, “ kata Said kepada Riaumandiri.co, Ahad (18/2/2018).
 
Said menambahkan, jika pemerintah daerah memang belum bisa melakukan perbaikan terhadap jalan itu, dia mengharapkan kepada pemerintah untuk dapat menutup sementara atau mengalihkan rute ke jalan sebelahnya,.
 
Hal ini menurut dia, dirasa lebih dapat memberikan rasa aman bagi pengendara, ketimbang harus melintasi jalan tersebut yang kondisinya sangat membahayakan pengguna jalan. Menurut dia jalan itu harus ditutup sementara sampai jalan tersebut diperbaiki dan layak untuk di lalui. 
 
Reporter: Pendi
Editor: Nandra F Piliang


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar