Riau

Jemaat Gereja di Rohul Dipindahkan

Gereja GPDI di Kecamatan Ujung Batu terendam banjir. Akibatnya kegiatan ibadah terpaksa dipindahkan ke gereja lain.
RIAUMANDIRI.CO UJUNG BATU - Tak hanya permukiman warga, banjir yang melanda Kecamatan Ujung Batu, Rokan Hulu juga merendam sejumlah gereja. Akibat terendam banjir, kegiatan ibadah jemaat gereja terpaksa dipindahkan ke gereja lain yang tak jauh dari lokasi gereja yang terendam.
 
Seperti terpantau di Gereja Pentakosta di Indonesia (GPDI) di Gang Horas, Kecamatan Ujung Batu. Akibat tingginya intensitas hujan Sabtu malam hingga Minggu pagi, menyebabkan setengah bangunan gereja ini terendam banjir sehingga tak bisa digunakan.
 
Salah seorang pengurus gereja Manurung, pada Minggu (24/12/2017) kemarin, mengatakan, di Gereja GPDI ada sekitar 100 orang jemaat yang tak bisa melaksankaan ibadah Natal di gereja itu lantaran digenangi air. Kegiatan ibadah gereja akhirnya dipindahkan ke gereja GPDI yang berjarak 500 M dari lokasi banjir.
 
Selain gereja GPDI, Gereja Katolik yang berada 100 meter dari Gereja GPDI juga ikut terendam banjir. Hanya, banjir di Gereja Katolik ini tidak separah Gereja GPDI. Banjir hanya menggenanngi halaman gereja.
 
Pengurus gereja Ridwan Sinaga mengatakan, pada Minggu pagi, banjir sebenarnya masuk hingga ke dalam Gereja Katolik setinggi lutut orang dewasa. Namun hingga Minggu sore, banjir menyurut dengan menyisakan lumpur. Pihak gereja berupaya membersihkan gereja agar bisa digunakan untuk beribadah pada Minggu malam.
 
“Kita berupaya membersihkan gereja, agar jemaat tetap bisa nyaman beribadah” ucap Ridwan Sinaga.
 
Kata Ridawan, salah satu penyebab terjadinya banjir di Gang Horas adalah sistem drainase yang kurang baik. Warga berharap pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dapat melakukan normalisasi jaringan drainase sehingga kawasan itu tidak lagi terkena banjir.
 
Reporter:  Agustian
Editor:  Rico Mardianto 


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar