Riau

Ini Alasan Aiman Perkuat Tim Malay di TdS 2017

Aiman Cahyadi (kaos kuning/3 kanan) foto bersama Wakil Bupati Siak sebelum start etape III TdS 2017.
RIAUMANDIRI.CO, SIAK - Banyak alasat atlet berprestasi menjatuhkan pilihannya mengabdi di tim negara asing. Begitu juga dengan Aiman Cahyadi, pebalap sepeda asal Kota Bandung yang setahun terakhir bergabung dengan Sapura Cycling Team. Pebalap yang menjuarai Tour de Siak 2017 ini mengaku memilih jalur profesional, dibanding bertahan di tim yang ada di Indonesia.
 
"Profesional saja, sekarang saya bergabung di Sapura, tentu berjuang untuk tim," ujar Aiman Cahyadi kepada riaumandiri.co, Jumat (1/12/2017).
 
Sikapnya bergabung ke Sapura Cycling Team adalah buntut kekecewaan. Ia merasa perhatian pemerintah terhadap atlet sepeda kurang atau bahkan tidak ada. 
 
"Pemerintah kurang mendukung," kata pebalap sepeda kelahiran kota Parahiyangan yang pernah meraih medali emas di PON dan SEA Games 2013 di Myanmar ini.
 
Terpisah, Ketua Bidang Perwasitan Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Sondi Sampurno, Jumat (1/12/2017) membantah statement pebala yang mendominasi podium TdS 2017 itu. Ia mengaku pemerintah telah menyiapkan program Pelatnas untuk peningkatan kemampuan para atlet sepeda.
 
"Perhatian pemerintah cukup baik, di kita ada Pelatnas," ujar Sondi Sampurno.
 
Namun demikian, Sondi mengakui minimnya klub pebalap sepeda di negeri ini membuat para rider harus berebut tempat, hingga akhirnya ada beberapa atlet berprestasi menjatuhkan pilihan bergabung dengan tim negara asing.
 
"Memang ada kendala dengan klub, di Indonesia hanya ada sekitar 8 klub, dan yang kuat 4 klub. Ini mungkin yang menjadi alasan bagi mereka, selain itu mungkin kontrak di tim negara lain lebih besar," katanya.
 
Menurut Sondi Sampurno, meski Aiman Cahyadi kini membela tim negara lain, prestasinya juga menjadi kebanggaan PB ISSI, karena tetap tercatat sebagai pebalap dari warga negara Indonesia.
 
"Saya sangat puas, pebalap Indonesia mendominasi. Ini semua untuk persiapan Asian Games," katanya.
 
Menurut Sondi, pilihan atlet memperkuat klub negara asing tidak bermasalah pada Tim Nasional, karena pada ajang Asian Games nanti, mereka bisa ditarik untuk memperkuat Timnas untuk merebut gelar juara. ***
 
 
Reporter : Abdus Salam
Editor      : Mohd Moralis


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar