Politika

Pascadilantik, Ini Fokus Kerja Bawaslu Riau

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, bersama dua rekannya, Neil Antariksa dan Gema Wahyu Adinata.

RIAUMANDIRI.co, PEKANBARU - Usai dilantik beberapa hari yang lalu, Badan Pengawas Pemilu mulai menjalankan tugasnya melakukan pengawasan dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di Provinsi Riau dan Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2018. Saat ini, Bawaslu Riau fokus pada upaya pencegahan.

Demikian diungkapkan Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, Kamis (28/9/2017), setelah dilantik sebagai Komisioner Bawaslu Riau bersama dua rekannya, Neil Antariksa dan Gema Wahyu Adinata, di Jakarta pada 20 September 2017 lalu.

"Setelah dilantik, kami harus menjalani pelatihan. Kamis (28/9) ini baru sampai (di Pekanbaru), dan mulai melakukan tugas pengawasan," ungkap Rusidi Rusdan, Kamis siang.

Saat ini, kata Rusidi, pihaknya masih fokus dulu pada upaya pencegahan terjadinya pelanggaran, "Jika sudah terjadi, akan dilakukan penindakan," lanjutnya.

Lebih lanjut Rusidi mengatakan, bahwa saat ini dinamika politik di Riau sudah mulai memanas. Dia berharap, seluruh masyarakat saling menahan diri dan tidak menyalahi aturan.

Dicontohkannya, pasca dilantik pihaknya langsung mendapatkan laporan terkait hadirnya lima kepala Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Riau dalam Rapat Kerja Daerah

Partai Golkar di Rokan Hulu beberapa waktu lalu, bersamaan dengan penyerahan Surat Keputusan dari DPP Golkar untuk Ketua DPD I Partai Golkar Riau, Arsyadjuliandi Rahman yang akan maju sebagai calon Gubernur Riau. Arsyadjuliandi Rahman saat ini masih menjabat Gubernur Riau.

Kelima Kepala OPD tersebut, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum Riau Dadang Eko Purwanto, Kepala Dinas Pendidikan Riau Rudianto, Kepala Dinas Perkebunan Riau Feri HC, Kepala Dinas Kesehatan Mimi Yulianti Nazir dan Plt Kepala Dinas Perhubungan Riau Rahmad Rahim.

Terkait hal itu, Rusidi mengingatkan bahwa Aparatur Sipil Negara tidak boleh terlibat politik praktis.

"Saya sudah baca dan lihat gambarnya. Kami akan mengundang beberapa nama yang ada itu, menanyakan mengetahui seperti apa kejadiannya. Apakah inisiatif sendiri atau diundang," imbuh Rusidi

Rusidi menyatakan hal itu akan dilakukannya dalam waktu yang dekat, seiring dengan pihaknya mempersiapkan struktur organisasi pengurus baru ini. "Pemanggilan itu masih dalam rangka pencegahan karena belum tahapan Pilkada," pungkasnya. ***
 


Reporter    : Dodi Ferdian
Editor          : Mohd Moralis


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar