Bupati Harris Buka Pelaksanaan MTQ ke-III Kecamatan Pangkalan Kuras

Bupati Harris Buka Pelaksanaan MTQ ke-III Kecamatan Pangkalan Kuras
PANGKALAN KURAS (RIAUMANDIRI.co) - Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-III tingkat kecamatan Pangkalan Kuras yang dilaksanakan di desa Harapan Jaya dibuka oleh Bupati Pelalawan HM Harris, Selasa (25/4). Dihadiri oleh seluruh peserta kafila mewakili desa dan kelurahan masing-masing.
 
Kehadiran Bupati Harris untuk membuka acara MTQ ke -III tingkat kecamatan ini disambut oleh Camat Pangkalan Kuras Firdaus dan didampingi oleh Ketua DPRD Pelalawan Nasarudin SH MH dan anggota, serta sejumlah pejabat pemerintahan di lingkungan kantor Bupati Pelalawan 
 
Sampai di lokasi acara, terlihat Bupati langsung membuka acara pawai ta'aruf dan selanjutnya membuka acara pelaksanaan MTQ ke III tingkat kecamatan Pangkalan Kuras yang dilaksanakan di desa Harapan Jaya.
 
Dalam sambutannya, Camat Pangkalan Kuras, Firdaus, mengatakan, bahwa pihaknya sangat menyambut baik dengan kedatangan Bupati di acara pembukaan MTQ di desa Harapan Jaya, sebab dengan kedatangan orang nomor satu di Pelalawan dalam acara ini nantinya diharapkan bisa menjalin tali silatuhrahmi antar umat islam di seluruh desa se Kecamatan Pangkalan Kuras.
 
Selanjutnya, dengan dilaksanakannya MTQ tingkat kecamatan ini setidaknya masyarakat bisa merealisasikan program maghrib mengaji yang dicanangkan oleh pemerintah kabupaten Pelalawan saat ini.
 
"Dengan dilaksanakannya MTQ ini setidaknya kita bisa merealisasikan program Maghrib mengaji, dan yang terpenting yaitu selain kita bisa membaca Al-Qur'an diharapkan nantinya masyarakat juga mau merealisasikan makna yang terkandung didalam kitab suci Al-Qur'an," jelas Camat Firdaus.
 
Sementara itu Bupati Pelalawan HM Harris saat memberikan sambutannya mengatakan bahwa MTQ dilaksanakan guna mempererat tali silatuhrahmi antar sesama umat muslim. Hal ini dilakukan agar dapat mewujudkan keamanan dan ketertiban lingkungan.
 
Dikatakan Harris, Selain itu Bupati Harris juga menyarankan kepada seluruh pemangku kepentingan di setiap desa dan kelurahan agar dapat mewujudkan visi dan misi yang jelas agar daerah bisa maju dan mampu bersaing dengan daerah lain.
 
"Untuk itu mari kita bersama wujudkan keamanan dan waspadai upaya pemecah belah masyarakat. Hindari masuknya paham radikalisme, MTQ bukan sekedar ajang perlombaan membaca ayat suci Al-Qur'an melainkan memahami arti bacaan itu. Maka nya perlu dilakukan syiar agama, salah satunya lewat MTQ, dengan begitu dapat kita lakukan Pembaharuan pola pikir dan saling memberikan masukan untuk kemajuan pembangunan ke arah yang positif," ungkap Harris.
 
Reporter: Pendi
Editor: Nandra F Piliang