Pekanbaru

RAPP Kunjungi 50 Mahasiswa Penerima Beasiswa ATPK di Bandung

Rombongan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melakukan pertemuan dengan 50 mahasiswa penerima beasiswa Instiper dan ATPK di Kampus Akademi Teknologi Pulp dan Kertas, di Kota Bandung, Selasa (29/11).

BANDUNG (riaumandiri.co)-PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), mengunjungi 50 mahasiswa penerima beasiswa Instiper dan ATPK di Kampus Akademi Teknologi Pulp dan Kertas, di Kota Bandung, Selasa (29/11).
Dalam kunjungan tersebut rombongan RAPP disambut hangat manajemen kampus diawali dengan sesi diskusi mendengarkan pemaparan terkait program dari keduabelah pihak RAPP baik dari pihak kampus maupun dari RAPP sendiri.
Direktur ATPK, Suprapto menjelaskan, ATPK didirikan di Jakarta tahun 1991, diprakarsai oleh Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia(APKI), bekerjasama dengan balai besar Selulosa (BBS). Sekarang berganti  Balai Besar Pulp dan kertas (BBPK). Badan hukum penyelenggara ATPK adalah Yayasan Pendidikan Teknologi Pulp dan Kertas Indonesia(Yapki), dan berganti nama sejak tahun 2008 menjadi Yayasan Selulosa Indonesia, berkedudukan di Kota Bandung.
" Kami ucapkan terima kasih kepada RAPP bersama rombongan yang telah datang berkunjung. Kampus ini berada di lingkungan kantor BBPK dengan fasilitas lengkap. Ada ruang kelas dengab LCD proyektor, ruang seminar, ruang komputer, Laboratorium Pulp, kertas dan pengolahan limbah. Ada juga ruang perpustakaam, sarana o dan asrama mahasiswa," katanya,

Dalam penyelenggaraan ATPK,kegiatan perkuliahan diadakam setiap hari kerja sejak Senin sampai Kamis mulai dari pukul 12.30-16.00 WIB dan Jumat pukul 13.00-16.30. Untuk kegiatan praktikum di laboratorium dan studi pustaka dilaksanakan setiap pagi hari mulai pukul 08.00- 12.00 WIB. Seluruh mahasiswa diwajibkan tinggal di asrama yang berada dilingkungan kampus ATPK.

" Kegiatan awal untuk mahasiswa baru mengikuti pelatihan dasar kewiraan di pusat kesenjataan infanteri TNI AD selama lima hari. Ini bertujuan untuj melatih dasar kedisiplinan ,wawasan kebangsaan, kerjasama dan kepemimpinan. Dilanjutkan dengan kegiatan orientasi ,motibasi dan pengenalan kampus," kata Suprapto, didampingi, Kepala BBPK, Andoyo Sugiharto,  Ketua pengurus YASI, Sujoko, dan Sekretaris YASI, Maulana.

Peneliti BBPK yang juga Dosen Senior Susi Sugesti ,menambahkan,untuk lulusan ATPK hingga September 2016, menghasilkan lulusan sebanyak 962 orang dari 23 angkatan. Seluruhnya telah terserap bekerja di 50 perusahaan industri pulp dan kertas nasional, serta industri hilir pengolah kertas.

"Ada juga yang bekerja di perusahaan konsultan dan supplier industri pulp dan kertas dan beberapa perusahaan lainnya," tambahnya.

Koordinator program CD RAPP, Vonne Kandou,menjelaskan,Beasiswa Instiper dan ATPK merupakan kerjasama Tanoto Foundation dengan Community Development RAPP sebagai wujud komitmen perusahaan di bidang pendidikan.

Dilakukan rangka memberikan kesempatan kepada para generasi muda putra-putri daerah yang ingin melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Agar bisa menggapai cita-cita, Sebab peluang untuk berhasil saat ini sangat terbuka lebar.

"Meski begitu semua tetao tergantung dari mahasiswa itu masing- masingnya," kata Vonne Kandou, didampingi External communication coordinator RAPP, Disra Alldrick.

Pada kesempatan itu rombongan RAPP juga diajak meninjau langsug seluruh ruangan belajar yang ada di kampus ATPK. Diantaranya ruangan praktik beserta kelengkapaan alat dan bahan yang digunakan untuk pembuatan pulp dan kertas. Tak sampai disitu, rombongan jiga diajak melihat langsung ruang belajar dan perpusatakaan yang ada dinkampus tersebut.(her).


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar