Sumbar Gelar Festival Sastra Anak dan Remaja

Sumbar Gelar Festival  Sastra Anak dan Remaja

PADANG (riaumandiri.co)-Badan Perpustakaan dan Arsip Sumatera Barat, menggelar festival sastra anak dan remaja dalam rangka meningkatkan kecintaan kalangan pelajar di provinsi itu terhadap sastra serta meningkatkan minat baca.

"Kegiatan seperti ini harus terus dikembangkan agar perpustakaan dapat menjadi pusat pencerdasan generasi muda," kata Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Sumbar Alwis di Padang, Sabtu (14/5). Ia mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan sejumlah komunitas, yaitu Komunitas Kreatif Indonesia (KKI) Forum Aktif Menulis (FAM), Forum Lingkar Pena (FLP) dan Komunitas Rumah Kayu.

Alwis menyebutkan pada festival tersebut diangkat sejumlah kegiatan, yaitu penulisan kreatif remaja, workshop ilustrasi cerita anak, mendongeng, serta seminar kepenulisan menghadirkan pembicara yang juga Editor in Chief Penerbit Dar Mizan Benny Rhamdani.

Menurutnya melatih minat dan kemampuan membaca harus dimulai sejak dini dan ini merupakan salah satu langkah mewujudkannya.  Ia mengatakan literasi harus dikenalkan sejak dini kepada anak dan sebaiknya dimulai dari rumah tangga.

Alwis menyebutkan, saat ini perpustakaan daerah Sumbar punya koleksi 120 ribu buku terdiri atas 48 ribu judul dan dilakukan penambahan 10 ribu buku per tahun. Sementara anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan Sumbar Nofi Candra menilai minat baca dan kecintaan pelajar terhadap sastra rendah.

"Oleh sebab itu perlu dilakukan perubahan pola pikir masyarakat untuk cinta membaca dan sastra terhadap anak dan jangan selalu bergantung kepada pemerintah, karena sastra menentukan karakter Sumbar ke depan," kata dia.

Salah seorang pelajar SMA di Padang Wahyuni mengatakan kegiatan yang dilaksanakan bisa memotivasi pelajar menjadi penulis buku. "Ternyata menulis itu tidak sulit, yang penting ada kemauan dan terus mencoba," ujarnya. (ant/aag)