30 Pendamping Desa Disambut Kepala BPMPD Rohul

Berikan Kemampuan Terbaik

Berikan Kemampuan Terbaik

PASIR PENGARAIAN (riaumandiri.co)- Sebanyak 30 pendamping desa, yang direkrut Provinsi Riau, Kamis (12/5), mulai bertugas di 16 kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu. Sebelum bertugas, ke-30 pendamping desa ini disambut dan mendapat pengarahan dari Kepala BPMPD Rohul Abdul Haris, di aula Kantor BPMPD Rohul Pasirpengaraian.

Dalam sambutanya, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Rokan Hulu Abdul Haris, meminta seluruh pendamping desa, dapat memberikan kemampuan terbaiknya, dalam memberdayakan masyarakat di tempat dia berada. Meski kebanyakan, pendamping desa, berasal dari luar kabupaten Rohul, namun hal itu hendaknya tidak menjadi alasan, untuk bekerja setengah-setengah.

“kita sangat berharap keberadaan pendamping desa ini, benar-benar memberikan kontribusi maksimalnya. Tentunya dalam bentuk pendampingan, pemberdayaan masyarakat dan aparatur  di desa. Khususnya dalam menyusun perencanaan kegiatan serta dapat membangkitkan semangat pemberdayaan,” harap Haris.

Lebih lanjut Abdul Haris menerangkan, 30 pendamping desa ini, nantinya akan bertugas selama setahun, di 16 kecamatan di Rohul. mereka nantinya akan di bantu 43 pendamping desa lokal (PDL) yang saat ini tengah dalam masa pelatihan. Sementara untuk penempatan jumlah pendamping akan disesuaikan dengan banyaknya jumlah desa yang ada di  kecamatan tersebut.

“Setiap kecamatan akan ditempatkan minimal 2 pendamping desa, tetapi ada juga yang tiga pendamping sesuai dengan banyaknya jumlah desa yang ada di kecamatan tersebut. Nantinya para pendamping desa ini juga akan dibantu 43 pendamping desa lokal (PDL) yang saat ini masih dalam tahap pelatihan,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang pendamping desa Yon Elfi menyatakan tugas yang akan di lakukan pendamping desa, yakni memberikan pendampingan keada desa dalam melaksanakan kegiatan dana desa di semua tahapan.

 Mulai dari penyusunan programnya, perencanaan, pelaksanaan hingga penyusunan pertanggung jawabanya.
Menurut Yon Elfi, ada banyak hal yang perlu diperbaiki dalam waktu dekat, baik itu administrasi ataupun perencanaan pengguanaan dana desa,  penyusunan RPJM Desa,  Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa, dan APBD Desa. Diharapkan dengan adanya pendampingan ini seluruh proses pelaksanaanya dapat dikebut dan pelaksanaanya dapat dilakukan sesuai dengan regulasi yang ada.

Selain itu, tugas lain yang akan dilakukan pendamping desa yaitu, melakukan pemberdayaan masyarakat, dengan meingkatkan partisipasi masyarakat desa. Tujuannya, agar  seluruh program yang direncanakan, baik fisik ataupun non fisik, akan sepenuhnya didukung masyarakat. Sehingga pembangunan desa akan semakin menggeliat dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.

“Kami siap menjalankan tugas, kami berharap, keberadaan kami disini bisa mewujudkan slogan presiden jokowidodo desa membangun negara” pungkasnya.(adv/humas)