Riau Rawan Perampok Bersenpi

Riau Rawan Perampok Bersenpi

Rasa aman dan nyaman warga di Provinsi Riau saat ini sudah sangat terganggu dengan aksi pembegalan dan perampokan. Bahkan saat ini perampokan dengan menggunakan senjata api menjadi membayangi masyarakat. Lengah sedikit harta bahkan nyawa bisa melayang.

Dari pemberitaan di media massa, sejak mulai awal tahun 2016 ini, sudah puluhan kali terjadi perampokan. Baik menggunakan senjata tajam maupun menggunakan senjata api.

 Untuk perampokan menggunakan senjata api, terakhir kali terjadi, Rabu (3/2) pukul 10.30 WIB, di Jalan Soekarno-Hatta simpang Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, yang menimpa Riko Indrady (42). Warga Jalan T Bey, Kelurahan Simpang Tiga ini, terpaksa dilarikan ke RS Awal Bros Pekanbaru karena mengalami luka cukup serius di pipi kirinya usai tertembus peluru senpi yang diletuskan perampok, ketika berusaha merebut uang sebesar Rp150 juta milik Riko.

Tiga hari sebelumnya, Minggu (31/1), perampokan dengan menggunakan senjata api dialami pasangan suami istri, Abdul Thalib (49) dan Dewi Murni (40), warga Jalan Aski Aris, Kelurahan Sekip Hulu, Kecamatan Rengat, Inhu. Saat kejadian, tauke emas tersebut sedang melintas dengan naik sepeda motor di Jalan Lintas Rengat-Tembilahan, Dusun Suka Mulia, Desa Kuala Cenaku, Kecamatan Kuala Cenaku.

Perampok mencegat dan menendang Abdul Thalib hingga terjatuh, kemudian menembak kaki kiri korban. Emas milik korban seberat kurang lebih 3 ons berhasil digondol rampok. Total kerugian diperkirakan senilai Rp174 juta.

Sehari sebelum kejadian ini, Sabtu (30/1) sekitar pukul 20.30 WIB, perampokan bersenpi dialami Andre Mustofa, warga kabupaten kampar. Di bawah todongan senjata api, pria 35 tahun ini pasrah saat perampok melakban mata dan tangannya. Selanjutnya, dia dibuang ke Jalan Garuda Sakti Km 23, Pantai Cermin, Tapung. Sebelumnya lagi, Kamis (28/1) malam, perampokan bersenpi dialami Darwis, tauke sawit di Pelalawan.

Mobil yang dikendarainya ditembaki kawanan perampok saat melintas di jalan menuju pabrik kelapa sawit PT MAS di Dusun Tua. Darwis selamat, kecuali mobil yang dikendarainya mengalami kerusakan akibat terkena peluru.
 
Tiga hari sebelumnya perampokan bersenpi dialami Sunardi (28) bersama istrinya, Erni (25) sedang duduk menunggu pembeli di depan warung miliknya,Jalan Lintas Timur RT2, RW1 Desa Kelesa, Kecamatan Seberida, Kabupaten Inhu. Pada tanggal 11 Januari lalu, perampokan bersenpi juga dialami Asari, toke sembako di Inhu. Ia tiba-tiba didatangi dua pria bersebo, Senin (11/1) malam. Dia tidak berkutik setelah ditodong senjata api laras pendek.

Sementara saat ini, entah apa penyebabnya, kami masyarakat pun kurang mengetahuinya, yang kami tahu, pak polisi tolong kami, berikan rasa aman dan nyaman bagi kami masyarakat ini. ***