Warga Kesulitan

Tabung Oksigen Kemasan Kosong

Tabung Oksigen  Kemasan Kosong

PEKANBARU (HR)-Sejumlah warga Pekanbaru mengaku kesulitan mendapatkan tabung oksigen kemasan sejak beberapa hari terakhir. Sebab, saat ini hampir di seluruh apotek yang ada di Kota Pekanbaru mengaku tidak ada stok.

Kondisi itu terjadi diduga karena tinginya permintaan dalam kondisi kabut asap pekat yang menyelimuti Kota Pekanbaru, sehingga berimbas kepada tingginya jumlah permintaan terhadap tabung oksigen.
Salah seorang warga Tampan, Lisnawati (25), mengaku sangat sulit untuk mendapatkan oksigen bantuan pernafasan. Ia mengatakan, sudah sejak dua hari belakangan sangat membutuhkan alat tersebut untuk bantuan pernafasan di tengah kabut asap yang terjadi saat ini.
"Sudah kemana-mana, alat itu saya cari di apotek, mulai dari apotek yang berada di kawasan Jalan Ahmad Yani, seperti apotek Global Medika, Asean, hingga DY Medika. Namun, oksigen yang di jual dalam kemasan botol, tidak ada. Terpaksa beli yang berukuran besar, dengan harga Rp850 ribu per tabung, ya, mau gimana lagi, kesal jugalah, kok bisa kosong," kata Lisnawati, Kamis (22/10).
Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, berdasarkan informasi karyawan di Apotek DY Medika,Ardiansyah, kelangkaan tabung oksigen terjadi di sejumlah apotek besar yang ada di Pekanbaru sejak seminggu yang lalu.
Padahal masyarakat rata-rata banyak yang mencari oksigen berukuran 500 cc. "Rata rata di apotek besar putus, untuk jenis tabung oksigen ukuran 500 cc, yang ada saat ini hanya tabung berukuran 1 kubik," katanya.
Kelangkaan tersebut, kata Ardiansyah, dipicu sistem pendistribusian yang
Tabung
terhambat, karena sejumlah penerbangan pengangkut tabung oksigen, banyak yang tertunda karena kabut asap.
"Kita pesan dari Jakarta, karena penerbangan banyak yang tunda, ya, mau tak mau harus sabar nunggu, saya pesan 600 tabung oksigen ukuran 500 cc, dari minggu kemarin sampai sekarang belum sampai, mau lewat jalur Sumbar sama saja, lewat jalur darat, tetap terlambat pesanan kita," ujarnya.***