Kabut Asap

Diskes: Belum Ada Instruksi Sekolah Libur

Ilustrasi

RENGAT (HR)-Kondisi kabut asap dalam wilayah Indragiri Hulu beberapa hari belakangan semakin buruk. Udara terasa panas dan berbau. Terkait hal ini, Dinas Kesehatan Indragiri Hulu mengatakan,  belum ada instruksi dari pihak terkait meliburkan sekolah mulai dari Taman Kanak kanak sampai sekolah menengah.

Kepala Dinas Kesehatan Inhu Suhardi, Selasa (1/9 menyebutkan, beberapa hari lalu pihaknya sudah melakukan upaya pencegahan dampak kabut asap, dengan cara membagi-bagikan masker kepada masyarakat. Pembagian masker dilaksanakan diberbagai titik strategis yang ramai dilalui masyarakat, salah satunya di Simpang Tugu Patin, Pematang Reba.

"Kami sudah membagikan masker kepada masyarakat. Namun terkait liburan, belum ada rekomendasi instansi terkait meliburkan sekolah akibat kabut asap," ujar Suhardi.

Kondisi kabut asap yang kian tebal juga diakui oleh Kepala SMKN I Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat Tasriadi. “Kabut asap semakin hari semakin tebal, apalagi kondisi pagi hari. Namun demikian belum ada instruksi untuk meliburkan sekolah sebagai dampak dari kabut asap ini,” katanya.

Dari pantauan lapangan, kabut asap yang menyelimuti wilayah Inhu dapat dilihat dengan kasat mata. Apalagi matahari tak bersinar dengan normal, udara terasa sangat panas serta udara bebau asap kebakaran. Sementara itu, satu unit helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikirim guna memadamkan titik api di wilayah Inhu. Terhitung sejak Senin (31/8), jumlah titik api di Inhu terpantau sebanyak 22 titik.

“Titik api kembali meningkat pada, Senin (31/8), di Inhu terpantau 22 titik, Kabupaten Pelalawan 18 titik dan Kabupaten Inhil 64 titik. Untuk mengatasi kami telah menerbangkan tiga unit helikopter untuk melakukan pemadaman,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger. (adv/humas)
 


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar