Kebakaran Lahan di Payung Sekaki Padam

Kebakaran Lahan di Payung Sekaki Padam

PEKANBARU(HR)- Setelah berlangsung empat hari, akhirnya, Sabtu (25/7), kebakaran lahan yang terjadi persis di sebelah Kantor Camat Payung Sekaki dapat dipadamkan. Kebakaran lahan tersebut menjadi ancaman bagi peningkatan dampak kabut asap.

Dalam upaya melakukan pemadaman, Walikota Pekanbaru, Firdaus, bersama Dandim 0301 Pekanbaru, Letkol Inf M Ilyas, didampingi Danrem 031 Wirabima, Mayjen TNI Nurendi, dibantu 300 personel gabungan. Di antaranya Personil TNI, Kepolisian, Pamong Praja Kota Pekanbaru dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru.

Dalam amanatnya, Danrem 031 Wirabima, Mayjen TNI Nurendi, menekankan, kepada personel untuk mengedepankan keselamatan diri saat melakukan pemadaman. Ia juga berharap kepada pemerintah setempat agar menggalakkan kepada masyarakat untuk aktif bersama mengantisipasi kejadian kebakaran lahan, khususnya di Pekanbaru.

"Yang dekat dengan kita saja susah untuk dipadamkan, inikan di tengah hutan, kita minta seluruh masyarakat untuk aktif dalam menanggulangi kejadian kebakaran ini. Jangan hanya di lihat saja, " katanya dilokasi pemadaman.

Sementara itu, Firdaus, usai melakukan pemadaman mengatakan, telah memerintahkan kepada Camat Payung sekaki, untuk membuat laporan terhadap kejadian agar dapat ditindak lanjut. "Tidak bosan-bosan kita sampaikan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Karena sama-sama kita ketahui, dampaknya sangat besar sekali terhadap cuaca dan kesehatan," katanya.

Selanjutnya, Burhan Gurning, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pekanbaru, menyampaikan, dari data yang di himpun, ada 60 titik lahan terbakar yang tersebar di kawasan pinggiran Pekanbaru.

"Dari 60 titik, tinggal dua titik yang masih dalam aktifitas pemadaman, diantaranya lahan di kantor camat payung sekaki dan kebakaran lahan di kawasan Parit Indah, Kecamatan Bukit Raya. Sementara yang lainnya sudah kita padamnkan, "sampainya.

Meski dalam melaksanakan pemadaman masih ditemui kendala, Gurning menambahkan, bahwa permasalahan itu sudah disampaikan kepada Walikota Pekanbaru. Beberapa kendala itu seperti masih kurangnya peralatan dan personel.(her)