Ruslan Tarigan Kritisi Jalan Sudirman Dilapis Aspal Baru

Ruslan Tarigan Kritisi Jalan Sudirman Dilapis Aspal Baru

Riaumandiri.co - Jalan Jenderal Sudirman kembali dilapisi aspal yang pengerjaannya dilakukan pemerintah, meski tak semuanya diperbaharui akan tetapi kondisi aspal di jalan tersebut masih bagus dan layak untuk dilalui.

Kebijakan ini mengundang rasa heran dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru Ruslan Tarigan, Senin (30/10), sebab hal itu terkesan membuang anggaran saja.

"Masih bagus tapi kok malah dilapis lagi, kan aneh juga. Yang masih bagus diperbaiki, yang jelek tidak diperbaiki. Kan aneh kan? Walaupun itu adalah dana dari APBN, tapi kan boleh dibuat berita acaranya. Dialihkan kepada dana yang betul-betul jalannya rusak, itu kan boleh dibikin berita acaranya," sebut Ruslan Tarigan.


Untuk itu, politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan meminta Pemprov Riau agar dapat lebih memperhatikan kondisi jalan-jalan yang masih banyak rusak dan berlubang di Kota Pekanbaru. Apalagi, Kota Pekanbaru ini merupakan wajah halaman depan bagi Ibukota Provinsi Riau.

"Kalau belum rusak kenapa mesti ditambal lagi, kenapa mesti ditimpa? Orang (kondisi jalan) masih bagus kok. Ya, Pemprov tolong dibantulah. Pekanbaru ini kan halaman depan Provinsi Riau, jadi bagaimana jangan lagi ada banyak berlubang," cetusnya.

Kedepannya, Pemprov Riau diminta untuk bisa mengalihkan anggaran perbaikan jalan yang dialokasikan dalam APBN ke sejumlah ruas jalan yang lebih butuh perbaikan. Diantaranya seperti Jalan Dharma Bakti, Jalan Cipta Karya, Jalan Taman Karya dan jalan lain yang masih rusak dan berlubang.

"Jadi kesana dialihkan anggarannya, kan boleh dibikin berita acaranya dan itu baru namanya tepat sasaran. Ini enggak, yang jalannya masih cantik disitu dilapisi (aspal) sampai 10 kali lapis. Lah, bagaimana ceritanya ini. Apa tak diliat jalan-jalan yang jelek lainnya," ujarnya.

Terlepas dari itu, Pemko Pekanbaru didesak untuk dapat bersinergi dengan Pemprov Riau dan Kementerian PUPR guna meminta anggaran perbaikan jalan rusak dan berlubang yang masih banyak dijumpai di Kota Pekanbaru.

"Dalam hal ini pejabat teknis baik itu dari Kementerian PUPR, Pemprov Riau dan juga Pemko Pekanbaru agar saling bersinergi," pungkasnya.